Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Hasto: Rakyat Cerdas untuk tak Memilih Pemecah Belah

Whisnu Mardiansyah - 12 Juni 2018 14:42 wib
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Jakarta: Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai niat Amien Rais mencalonkan diri jadi presiden bukan sebuah ancaman. Menurutnya, rakyat sudah cerdas memilih pemimpin yang menyatukan bukan memecah belah. 

"Jadi kita ini kan berkebudayaan timur, rakyat akan melihat pemimpin mana yang baik yang menyatukan, pemimpin yang tersenyum ketika dikritik, dihujat atau pemimpin yang memecah belah," kata Hasto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.

Hasto yakin nama penantang Joko Widodo berseliweran. Namun, elektabilitas eks Gubernur DKI Jakarta itu masih belum tergoyahkan di tangga teratas. 

"Buktinya elektabilitas Pak Jokowi tertinggi, tidak menjadi ancaman," tandas Hasto.

(Baca juga: Yusril Sindir Manuver Amien Rais dengan Pepatah Jawa)

Di sisi lain, Hasto menyebut rakyat sudah cerdas menilai partai yang konsisten mendukung Jokowi. Bukan partai yang ada wakilnya dalam kabinet, namun justru bermain dua kaki dengan mengusung calon tertentu demi mendongkrak elektabilitas. 

"Ya, jadi ketika partai berpindah-pindah (koalisi) menjadi bunglon, rakyat akan tahu mana partai konsisten mana yang hanya kejar kekuasaan," kata Hasto.

Sebelumnya, Waketum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan Amien mumpuni untuk maju sebagai capres 2019. "PAN serius mencalonkan Amien Rais 'running for President 2019' dan kami memiliki alasan kuat untuk pencalonan tersebut," tegas Viva, Minggu, 10 Juni 2018.

Amien dinilai memiliki integritas sebagai pemimpin nasional. Eks Ketua MPR itu juga dianggap cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan cinta rakyat.

(Baca juga: Tingkah Amien Rais Disebut Cara PAN Kuatkan Oposisi)




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 18-06-2018