DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Penyalahgunaan Isu Agama Ancam Pemilu

M Sholahadhin Azhar - 14 Maret 2018 15:31 wib
Ilustrasi: Pilkada. Foto: Antara/Sigid Kurniawan.
Ilustrasi: Pilkada. Foto: Antara/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Penyimpangan isu agama mengancam pemilihan umum (pemilu) di Tanah Air. Ini terlihat dalam Pilkada DKI 2017 di mana identitas calon kepala daerah didelegitimasi karena isu agama.

"Penyalahgunaan isu agama masih jadi ancaman di pemilihan umum, pilkada," kata Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen (Purn) Agus Widjojo saat diskusi Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) di Kantor Lemhanas, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018. 

Ia mengapresiasi polisi yang mengusut pelaku yang memanfaatkan isu ini. Namun, pencegahan agar hal tersebut tak terus berkembang harus digencarkan. 

Mantan Wakil Ketua MPR itu meminta semua pihak, termasuk calon dan partai politik, ikut menyikapi hal ini. Pasalnya, isu agama hingga SARA dilancarkan melalui hoaks.

"Misalnya soal kecap nomor satu, itu kan sudah mengarah. Terjadi ketidakseimbangan informasi dari produsen (parpol) ke konsumen," kata Agus.

Ketua Forum Pemred Suryopratomo menyebut harus ada persiapan yang matang menyongsong momen politik Pilkada 2018. Terkait dengan penyalahgunaan isu agama dalam hoaks, penegak hukum harus terus mengantisipasi. Unsur media juga diminta ikut aktif.

Secara kuantitas, peserta Pilkada 2018 lebih sedikit dibandingkan dengan Pilkada 2015. Namun, jika ditakar melalui unsur ekonomi, dampaknya sangat besar. Sebanyak 171 daerah yang mengadakan pilkada tahun ini menyumbang 76 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Baca: Mendagri: Pemerintah tak Bisa Intervensi KPK

"Kalau enggak dijaga, yang akan rugi ekonomi Indonesia," ucap Tommy.

Perlu perhatian serius bagi pola masyarakat Indonesia yang cenderung paternalistik fanatis. Hal ini, kata dia, tak berkaitan dengan ideologi, tetapi murni fanatisme semu dari pemilih. 

"Jangan kehilangan pandangan terhadap apa sebetulnya aspek yang paling penting dan menentukan," kata Tommy, sapaan Suryopratomo.





(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMILU SERENTAK 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018