Pemerintah Konsisten soal Ambang Batas Pencalonan Presiden

Lis Pratiwi - 18 Juni 2017 04:11 wib
Presiden Joko Widodo. Foto: MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Semarang: Sikap pemerintah tentang presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden tetap sebesar 20 persen kursi DPR dan 25 persen perolehan suara sah nasional. Hal ini menjawab perdebatan di dewan untuk menentukan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

 

“Politik negara ini akan semakin baik harus ada konsistensi, sehingga kita ingin kalau yang dulu sudah 20 (persen), masak kita mau kembali ke nol,” ujarnya kepada jurnalis usai santap malam di kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu 17 Juni 2017. 

 

Berdasarkan keterangan pers yang diteriman Metrotvnews.com, menerapkan ambang batas secara konsisten dapat menciptakan pembangunan politik negara menuju pada penyederhanaan. 

 

"Baik parpolnya, baik dalam pemilunya. Kita harus konsisten seperti itu dan saya sudah menugaskan kepada Mendagri untuk mengawal,” katanya.

 

Menanggapi kabar pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) bila tidak ada titik temu dalam pembahasan, presiden mengatakan bahwa saat ini RUU tersebut masih dalam pembahasan.

 

"Kita ini sudah mengajak bicara fraksi-fraksi yang ada di sana untuk bersama-sama. Harus (memikirkan) visi ke depan kita, politik negara harus seperti apa," ujar presiden.

 

Saat ditanya apakah pemerintah akan menarik diri dalam pembahasan apabila usulan ambang batas pencalonan presiden diubah, presiden pun memberi penegasan.

 

"Kan belum, ini masih pembahasan kok. Kamu jangan manas-manasi,” tutur presiden.




(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 29-06-2017