CSIS: Elektabilitas Golkar Melorot

christian dior simbolon - 13 September 2017 08:32 wib
Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes--MI/Immanuel Antonius
Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes--MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Tingkat elektabilitas Partai Golkar menurun. Tergerusnya elektabilitas Golkar terutama disebabkan persoalan hukum yang tengah menjerat elite-elite politik dan ketidakharmonisan di internal partai.

"Golkar mengalami penurunan elektabilitas sekitar 3,2% dari tahun sebelumnya. Kalau ingin naik lagi di pemilu, Golkar harus membenahi masalah-masalah di internal," kata peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes usai memaparkan hasil survei CSIS di Kantor CSIS, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa 12 September 2017.

Baca: Ahmad Dolly Kurnia Murka Dipecat Golkar

Survei digelar pada periode 23-30 Agustus 2017 menggunakan metode multi-stage random sampling. Margin of error sebesar 3,1% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Sebanyak 1.000 responden dari 24 provinsi dilibatkan dalam survei tersebut.

Dari 1.000 responden, hanya sebanyak 10,9% yang menyatakan bakal memilih Golkar dalam Pemilu 2019. Pada survei serupa yang digelar CSIS tahun lalu, Golkar didukung 14,1%.

"Masalah-masalah itu ada pada level kepemimpinan, misalnya persoalan hukum yang dialami ketua umum partai dan dualisme kepemimpinan. Aspirasi kelompok muda juga tidak didengarkan," ujar Arya.

Baca: KPK Berharap Novanto Memenuhi Panggilan Pekan Depan

Selain melorotnya elektabilitas Golkar, peta elektabilitas parpol lainnya relatif tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Elektabilitas PDI-P misalnya naik sedikit dari 34,6% pada tahun 2016 menjadi 35,1% pada 2017. Di kubu oposisi, Partai Gerindra stagnan dengan elektabilitas 14,3% pada 2016 dan 14,2% pada 2017.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI GOLKAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017