MA Putuskan PPP Kepemimpinan Djan Faridz tak Miliki Legalitas

Riyan Ferdianto - 13 Agustus 2017 07:24 wib
 Romahurmuziy. (Foto: MI/Ramdani).
Romahurmuziy. (Foto: MI/Ramdani).

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menyatakan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah ketua Djan Faridz tidak memiliki kekuatan hukum. Ditambah, Mahkamah Agung (MA) RI secara resmi telah mengumumkan isi lengkap Putusan PK No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 tanggal 12 Juni 2017.

"Dengan telah dibatalkannya Putusan MA-RI No. 601 tersebut di atas, maka tidak ada lagi 'secuilpun legalitasi' dari mereka yang selama ini menamakan diri sebagai DPP PPP di bawah Ketua Umum Djan Faridz," kata Romahurmuziy di pernyataan yang diterima Metrotvnews.com, Minggu 13 Agustus 2017.


Surat putusan Mahkamah Agung

Romahurmuziy juga mengajak kepada seluruh elemen Partai PPP dan termasuk Djan Faridz untuk bersama bersatu membangun partai PPP.

"Sekali lagi, perkenankan saya mengajak semua anggota PPP, termasuk saudara saya Djan Faridz, saatnya bersama kita bersatu dan membangun kembali PPP," ujar dirinya.

Selain itu, Romahurmuziy mengatakan, PPP mengaku sudah siap, bahkan sudah berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah di tahun 2018. PPP juga menyatakan siap ikut berpartisipasi dalam Pileg 2019.

"Kepada rakyat Indonesia, juga kami mengumumkan pernyataan kesiapan penuh PPP untuk berpartisipasi dalam seluruh tahapan pesta demokrasi Pilkada 2018 dan Pileg 2019, langsung gigi empat," jelas dia.  


(SCI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KISRUH PPP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017