Kondisi Gedung DPR Dianggap Sudah tak Layak

Ilham wibowo - 13 November 2017 14:44 wib
Ilustrasi--MI/Susanto
Ilustrasi--MI/Susanto

Jakarta: Gedung DPR, terutama Nusantara I, dinilai kurang memenuhi aspek keselamatan dan kenyamanan. Pernyataan terebut merupakan hasil audit kajian konstruksi gedung oleh Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Balitbang Kemen PUPR Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, sebuah konstruksi gedung mesti memenuhi tiga aspek yakni keamanan konstruksi, keselamatan dan kenyamanan. Hasil audit Gedung DPR, kata dia, dua dari tiga aspek tersebut berada dalam katagori tidak memenuhi standar.

"Keamanan (konstruksi gedung) oke, keselamatan kurang memenuhi aspek, kenyamanan juga kurang memenuhi aspek," kata Danis saat dihubungi Metrotvnews.com, Senin 13 November 2017.

Baca: BURT Segera Jelaskan Rincian Gedung Baru DPR

Danis memaparkan, kajian audit yang melibatkan tim independen ini telah melakukan survei langsung gedung yang dibangun pada tahun 1965 ini. Seluruh fasilitas gedung yang digunakan anggota dewan serta staf dan tenaga ahli anggota itu diujicoba.

"Saya pelajari misalnya lift, ternyata kondisinya tidak memenuhi standar kondisi lift yg ada. Misalnya baru delapan orang langsung bunyi, ada yang macet, mengkhawatirkan. Kita hitung turun ke sekian lantai lama sekali," papar Danis.

Tim audit juga menelusuri tangga darurat gedung berlantai 23 tersebut. Hasil audit yang dilakukan sejak awal November ini menyatakan, kondisi tangga darurat dinilai tak layak untuk menghadapi situasi kebakaran lantaran sesak dengan berbagai macam barang.

Tak cukup di situ, fasilitas toilet gedung DPR juga menjadi sorotan lain dalam sisi kenyamanan. Menurut Danis, seluruh aspek penilaian tersbut berdasar pada standar ketetapan Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2011 Tentang Pembangunan Gedung Negara.

"Laporan hitungan jumlahnya saya lupa, sekarang satu toilet itu digunakan untuk 44 sampai 50 orang, nah jadi ini pelayanan kenyamanan yang kurang baik," ucapnya.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GEDUNG BARU DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017