SBY Mengakui Banyak Kader Partai Terjangkit Penyakit Politik

Riyan Ferdianto - 13 September 2017 16:08 wib
Ketum Demokrat SBY/MTVN/Mohammad Rizal
Ketum Demokrat SBY/MTVN/Mohammad Rizal

Metrotvnews.com Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan banyak 'penyakit' menjangkiti partai politik. Kolaborasi antara partai politik dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tepat mencegah praktik koruptif.

"Saya sudah mengatakan banyak penyakit politik dan demokrasi. Ya yang jelas kader-kader partai politik sebagian melakukan korupsi," kata SBY dalam pertemuan dengan KPK di DPP Demoktrat, Wisma Proklamasi 41, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Penyakit Politik, terang SBY, kerap terjadi ketika pilkada maupun pemilu melalui politik uang. Namun, kesalahan tak melulu ada pada kader parpol, melainkan aparat penegak hukum yang tak netral.

"Kemudian kalau kita teruskan (kasusnya) aparat negara berpihak, yang mestinya netral terhadap semua partai politik, terhadap semua kandidat. Ini lah penyakit-penyakit politik dan demokrasi yang kita semua bangsa ini harus mencegah dan memberantasnya," beber dia.

SBY memandang KPK memiliki peran sentral. Presiden ke-6 Indonesia itu menolak pelemahan KPK. Demokrat, tegas dia, mendukung penuh usaha KPK memberantas korupsi.

"Saya tahu, saya bukan anak kemarin sore dalam dunia politik dan kehidupan bernegara dan pemerintahan. Apa pun alasannya, dalihnya, kalau itu untuk melemahkan KPK, rakyat tahu, kita tahu, dan Demokrat sekali lagi menolak pelemahan KPK," ucap dia.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI DEMOKRAT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 24-11-2017