DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.997.079.228 (24 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dukungan Indonesia ke Palestina tak akan Berubah

Achmad Zulfikar Fazli - 12 Juni 2018 17:41 wib
Menlu Retno/ANT/Sigid Kurniawan
Menlu Retno/ANT/Sigid Kurniawan

Bogor: Sikap Indonesia kepada Palestina dipastikan tak berubah setelah menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina justru menebal. Palestina harus merebut hak-haknya.

"Sekali lagi Indonesia selalu bersama dengan Palestina," tegas Retno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018.

Apalagi, jelas dia, Presiden Joko Widodo memerintahkan dirinya memprioritaskan isu Palestina dalam posisi Indonesia di DK PBB. Ada dua hal yang akan didorong Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

Indonesia akan mencari jalan keluar atas terhentinya peace talks negosiasi dalam rangka perdamaian. Jalan keluar itu tak hanya akan dilakukan Indonesia. Indonesia akan berbicara dengan anggota tidak tetap DK PBB lainnya agar mendorong dimulainya pembicaran mengenai perdamaian.

Baca: Indonesia Pertegas Dukungan untuk Palestina

Indonesia juga mendorong resolusi DK PBB mengenai Palestina. "Saya kira kalau kita bciara mengenai elemen resolusi itu sudah cukup kaya, sehingga dorongan kita agar resolusi tersebut segera agar diimplementasikan," beber Retno.

Di sisi lain, Retno telah menjelaskan kepada pemerintah soal lawatan Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ke Israel. Lawatan itu tak mengubah kebijakan Indonesia terkait Palestina.

Terlebih, Gus Yahya menyambangi Jerusalem atas nama pribadi, bukan tugas negara. Gus Yahya diundang menjadi pembicara di sebuah forum Yahudi Amerika di Israel atau America Jewish Commitee (AJC) Global Forum.

"Tadi Presiden menyampaikan Pak Staquf pergi dan berbicara atas nama pribadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan kebijakan pemerintah Indonesia terhadap Palestina," kata dia.




(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INDONESIA-PBB
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-10-2018