DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Demokrat Tepis Tudingan Main Politik 'Tiga Kaki'

Arga sumantri - 13 Maret 2018 16:50 wib
Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf. Foto: Antara/Yudhi Mahatma
Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Jakarta: Demokrat membantah tudingan main politik 'tiga kaki' di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyebut partainya hanya membuka komunikasi dengan seluruh partai.

"Kita cuma punya dua kaki, artinya sebagaimana yang saya ungkapkan sebelumnya bahwa politik kita masih sangat dinamis, cair," kata Nurhayati di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Menurut Nurhayati, masih ada waktu sekitar lima bulan bagi Demokrat menentukan sikap terkait Pilpres 2019. Demokrat enggan buru-buru memutuskan dukungan pada poros tertentu atau pun membentuk poros ketiga.

"Demokrat masih terus berkomunikasi politik tentunya dengan siapa saja," ujarnya.

Demokrat, lanjut Nurhayati, mafhum kalau tidak bisa mengusung sendiri capres dan cawapres pada Pilpres 2019. Pasalnya, Demokrat terhambat aturan ambang batas parlemen 20 persen.

"Sehingga kami perlu melakukan penjajakan, komunikasi politik, jadi belum final. Jadi kepada siapa saja kemungkinan itu masih mungkin bisa terbuka," bebernya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS menilai peluang Demokrat membentuk poros ketiga masih cukup besar. Mardani bahkan mengatakan Demokrat bisa main politik tiga kaki.

"Demokrat dengan Rapimnas kemarin menurut saya masih tetap mendua, meniga bahkan. Peluang (Demokrat) buat poros ketiga besar, peluang mendukung Jokowi dengan catatan AHY masuk (jadi cawapres), besar. Peluang gabung Prabowo ada," ucap Mardani.


(MBM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PARTAI DEMOKRAT
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 13-12-2018