Menhan Minta Tingkatkan Kualitas Industri Pertahanan

Haifa Salsabila - 12 Januari 2018 05:50 wib
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) bersama dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) menjawab pertanyaan wartawan setelah rapat pimpinan 2018. MI/M Irfan.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) bersama dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) menjawab pertanyaan wartawan setelah rapat pimpinan 2018. MI/M Irfan.

Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu meminta pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terjun dalam bidang alat utama sistem persenjataan (Alutsista) untuk terlibat membantu perekonomian Negeri. Hal ini dilakukan agar tugas TNI menjadi lebih aman dan nyaman. 

"Industri pertahanan itu agar membuat alutsista yang kita mampu untuk dipakai TNI dengan baik aman, dan nyaman,” ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis, 11 Januari 2018.

Hal ini merupakan perintah Presiden Joko Widodo yang mengimbau agar setiap Kementerian mencari cara untuk menarik perhatian investor. Industri pertahanan yakni BUMN yang dimaksud yakni PT Pindad, PT PAL, dan PT DI.

“Sehingga kalau kita mengajak (investor) kesini, dia sudah tau dengan baik,” lanjut Ryamizard.

Ryamizard ingin Kementerian Pertahanan bersama dengan industri yang terlibat di dalamnya dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi bangsa ini. Ia berharap nantinya Indonesia dapat seperti negara besar lain.

“Karena di Amerika, Rusia, Perancis, Inggris itu sebagian besar pertumbuhannya ekonominya ditopang oleh industri pertahanan. Kita akan arah ke sana,” terang Ryamizard.



(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERTAHANAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-04-2018