Syafruddin Ditantang Bersihkan PNS dari Korupsi

- 15 Agustus 2018 10:49 wib
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Wakapolri Komjen Syafruddin. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Jakarta: Anggota Komisi III Ahmad Sahroni mendukung terpilihnya Wakapolri Komjen Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Asman Abnur. Meski begitu, ia menantang Syafruddin untuk menjadikan aparatur sipil negara atau PNS bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
 
Politisi NasDem ini mengemukakan, sebagai perwira tinggi kepolisian, Syafruddin terbilang sosok yang bersih. Pengalamannnya sebagai wakapolri yang memiliki peran mengatur sumber daya manusia di institusi Polri merupakan salah satu gambaran jelas prestasinya.
 
“Kita berharap dan yakin Syafruddin mampu meneruskan pekerjaan yang belum terselesaikan oleh Asman terkait reformasi birokrasi khususnya di lingkungan aparatur negara,” kata Sahroni, melalui keterangan tertulis, Rabu, 15 Agustus 2018.
 
Indonesia Corruption Watch (ICW) sebelumnya merilis data yang menyebutkan PNS di pemerintah daerah menjadi aktor korup terbanyak selama 2017. Data Tren Pelaku Profesi Korupsi berdasarkan profesi pada 2015-2017, dari keseluruhan terdakwa korupsi, aktor yang berprofesi sebagai pegawai di pemda masih menempati urutan tertinggi sebagai koruptor. 

Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Laola Ester menuturkan ada 456 PNS di daerah yang terjerat kasus korupsi pada 2017. Meningkat drastis dari 2016 dengan angka yang terkena kasus korupsi sebanyak 217 PNS.
 
Badan Kepegawaian Nasional (BKN) hingga Juli tahun ini telah memblokir data kepegawaian terhadap 231 ASN yang telah berkeputusan hukuman tetap dan belum diberhentikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansinya. 
Sahroni berharap, dengan pengetahuannya di bidang hukum, Syafruddin akan mampu menjadikan para PNS lebih bersih, khususnya dari kasus korupsi. “Jangan lagi ada PNS yang terlibat kasus korupsi dan reformasi birokrasi berjalan lebih baik,” katanya.

Baca: Komjen Syafrudin Jadi Menpan-RB
 
Mengenai sosok pengganti Wakapolri yang dikabarkan akan diteruskan oleh Irjen Idham Azis, Sahroni menilai sosok perwira tinggi yang saat ini menjabat Kapolda Metro Jaya terbilang mumpuni. Ia berharap ketegasan yang dimiliki oleh Idham diteruskan ketika menjabat sebagai wakapolri. Idham, kata Sahroni, harus mampu meneruskan pekerjaan baik yang sudah dilakukan oleh Syafruddin.
 
Sahroni berharap duet Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Idham Azis sebagai wakapolri mampu memberikan keamanan kepada negara, khususnya dari terorisme. 

“Kapolri dan Wakapolri berlatarbelakang Densus 88. Ini menjadi gambaran kesiapan Polri dalam pemberantasan teroris," kata dia.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RESHUFFLE KABINET
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 22-01-2019