Jadi Cawapres Gerindra Harus Punya Modal Logistik

Whisnu Mardiansyah - 16 April 2018 17:53 wib
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil. MI/Susanto.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil. MI/Susanto.

Jakarta: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengatakan syarat utama mengusulkan calon wakil presiden (cawapres) kepada Partai Gerindra adalah logistik. Meskipun, calon presiden yang diusung Gerindra bukan Prabowo Subianto.

"Siapapun yang mendampingi capres dari Gerindra, saya enggak katakan Prabowo ya, harus mampu menambah elektoral, itu wajib. Bahkan juga bisa membantu secara logistik," kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Selain logistik dan elektoral, cawapres Gerindra juga harus memilki dukungan massa dan basis politik kuat. Sosok tersebut harus mampu membangun jaringan di daerah. 

Baca: Hidayat Nur Wahid: Jangan Paksakan Jokowi vs Prabowo

PKS telah mengusulkan sembilan nama cawapres kepada Partai Gerindra. Dari sembilan nama itu, ada dua nama yang mendekati kriteria tersebut, yakni Ahmad Heryawan dan Anis Matta.

Sosok Anis Matta dinilai memiliki jaringan politik yang kuat dan luas. Komunikasi politiknya baik dengan jajaran elit-elit partai politik. Anis Matta juga dinilai cakap. 

Baca: Ada Peluang Prabowo Serahkan Tiket Capres kepada Gatot

Sementara, Ahmad Heryawan cukup berpengalaman, karena dua periode menjabat Gubernur Jawa Barat. Dia memiliki basis massa pendukung kuat di Jawa Barat sebagai lumbung suara nasional. 

"Mungkin ada semacam keterikatan emosional mantan gubernurnya diajak cawapres," kata Nasir.


(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018