Asman Abnur Dianggap Pantas Mundur

Whisnu Mardiansyah, Sunnaholomi Halakrispen - 15 Agustus 2018 02:36 wib
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Foto: MI/Susanto
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Foto: MI/Susanto

Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai keputusan Asman Abnur mundur dari jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) sudah tepat. Pengunduran diri Asman Abnur bagian dari konsekuensi sikap politik PAN.

"Dalam tradisi politik kita ini memang harus diteguhkan kalau katakanlah satu partai atau satu fraksi sebagai kepanjangan tangan dari partai itu sudah menyatakan diri di luar pemerintahan  memang harus mengundurkan diri," kata Arsul di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018.

Menurut Arsul, PAN juga harus legawa menerima kenyataan itu. Arsul justru menilai situasi semacam ini perlu jadi tradisi politik.

"Kultur mengundurkam diri dari menteri bersangkutan sebagai konsekuensi atas tidak bersama lagi partainya itu ada dimana-mana, dan itu menurut saya juga harus ditradisikan di Indonesia ini," jelas Arsul.

Tanggapan serupa datang dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni. Dia malah menilai Asman Abnur mestinya mundur sejak lama.

"Ya secara etika mestinya dari agak lama ya, dari dulu-dulu, " kata Antoni di DPP PSI Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Asman Abnur melepas jabatan Menpan-RB setelah PAN memutuskan tak berkoalisi dengan Joko Widodo. Lepas dari jabatan Menteri, Asman Abnur bakal fokus merebut kursi Senayan.

Wakapolri Komjen Syafrudin bakal menggantikan posisi Asman Abnur. Syafrudin dikabarkan bakal dilantik Rabu, 15 Agustus 2018.


(AGA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RESHUFFLE KABINET
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019