Kasus Narkoba dan Asusila Marak di Maluku

Anggi Tondi Martaon - 11 Agustus 2017 17:41 wib
Anggota Komisi III DPR kunjungan kerja ke Maluku. Foto: dok DPR
Anggota Komisi III DPR kunjungan kerja ke Maluku. Foto: dok DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim kunjungan kerja Komisi III DPR ke Polda Maluku mempertanyakan maraknya peredaran nakorba di daerah tersebut. Maluku disebut menempati peringkat ke-7 dari 34 provinsi di Indonesia dalam kasus peredaran narkotika.

Selain kasus narkotika, kejahatan asusila di Maluku juga menjadi sorotan komisi bidang hukum itu. Hal itu disampaikan Ketua Tim yang juga Wakil Ketua Komisi III Desmon Junaedi Mahesa saat pertemuan dengan Kapolda Maluku Irjen Deden Juhara dan jajarannya di Ambon, Maluku.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana Polda Maluku mengatasi peredaran narkotika dan kejahatan asusila yang terjadi di Maluku,” kata Desmon dalam keterangan tertulis, Jumat 10 Agustus 2017.
 
Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan, Maluku merupakan daerah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara luar. Dengan letak geografis tersebut, Maluku sangat rentan akan peredaran narkotika, khususnya dari luar negeri.
 
“Untuk itu, Komisi III meminta Polda Maluku untuk memperketat pengawasan dan melakukan operasi pemberantasan narkoba di wilayah Polda Maluku,” tegas Desmon.
 
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Deden mengakui di Maluku tidak hanya kasus narkotika yang dominan, tindakan asusila juga cukup banyak. Hal ini disebabkan budaya mengonsumsi minuman beralkohol.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017