Kecewa Soal Gaji, Mulyo Handoyo Berpotensi Tinggalkan India

Kautsar Halim - 27 Desember 2017 00:19 wib
Pebulutangkis tunggal putri India Pusarla V. Sindhu (kanan) mendengarkan arahan pelatihnya Mulyo Handoyo. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Pebulutangkis tunggal putri India Pusarla V. Sindhu (kanan) mendengarkan arahan pelatihnya Mulyo Handoyo. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Jakarta: Kancah bulu tangkis India terancam kehilangan jasa Mulyo Handoyo sebagai pelatih kepala sektor tunggal. Kabarnya, pelatih legendaris asal Indonesia itu sedang kembali ke kampung halamannya karena ingin mendekatkan diri dengan keluarga dan kecewa dengan apresiasi pemerintah India. 

Mulyo tergolong sebagai pelatih legendaris karena berhasil membimbing Taufik Hidayat menjadi salah satu pebulu tangkis terbaik di dunia. Bukti kepiawaiannya membentuk pemain juga bisa terlihat ketika lima gelar Super Series musim 2017 berhasil direbut para pemain tunggal putra India. 


Klik: Akibat Sponsor, Lin Dan Nyaris Dilarang Main di Negaranya


Seperti dilansir Indiaexpress.com, Selasa 26 Desember, Mulyo sudah meninggalkan India dan kembali ke Tanah Air sejak beberapa hari yang lalu. Keputusan Mulyo kembali ke Indonesia kabarnya karena keluarganya tidak betah di India. 
"Sungguh sebuah tantangan bagi keluarganya sejak Handoyo membawa anaknya yang berusia 13 tahun ke sini (India). Mereka sempat terlihat beberapa kali di sini tapi pergerakannya seperti tidak leluasa," kata sebuah sumber yang dekat dengan Mulyo di India. 

Selain masalah keluarga, spekulasi di India juga menyebutkan alasan lain hengkangnya Mulyo dikarenakan ia tidak terlalu bahagia dengan imbalan atau gaji yang diberikan pemerintah setempat. Bahkan kabarnya, Mulyo sedang mempertimbangkan tawaran melatih Singapura yang punya bayaran lebih tinggi.


Klik: Lin Dan Makin Termotivasi Berkarier karena Kelahiran Sang Anak 


Sampai dengan saat ini, beberapa negara Asia Timur dan Asia Tenggara masih tertarik untuk mendapatkan jasa Mulyo dan mereka pun bersedia memberikan gaji yang lebih tinggi. Namun, pemerintah India disebutkan kurang peka dengan hal itu meskipun kontribusi Mulyo bisa terealisasi.

Berkat tangan dingin Mulyo, para pemain tunggal putra India mampu bicara lebih banyak di kancah bulu tangkis internasional pada musim 2017. Beberapa di antaranya ada Srikanth Kidambi  yang  tampil di lima final Super Series, B Sai Praneeth yang memenangkan gelar perdananya di Singapura, serta HS Prannoy yang menembus ranking 10 besar dunia. 




(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BULU TANGKIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BULUTANGKIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-04-2018