DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Keluarga Sudah Optimistis Tontowi/Liliyana Meraih Emas

Alfa Mandalika - 22 Agustus 2016 10:04 wib
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: AFP/ Goh Chai Hin)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Foto: AFP/ Goh Chai Hin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kiprah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 berjalan mulus. Tanpa menemui rintangan berarti, Tontowi/Liliyana akhirnya menjadi yang terbaik di nomor ganda campuran.

Tontowi/Liliyana yang akrab disapa Owi/Butet menggondol emas dengan menaklukkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam permainan straight game, 21-14 dan 21-12. Owi/Butet mengibarkan Merah-Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Brasil tepat pada Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2016 lalu.
 
Prestasi ini tentunya membuat keluarga Tontowi/Liliyana sangat berbahagia. Kemenangan di arena olimpiade adalah impian bagi setiap atlet, apalagi cabang bulu tangkis sejauh ini merupakan satu-satunya cabor yang mampu mempersembahkan emas.
 
“Kami sekeluarga sangat senang dan sangat-sangat bangga. Apalagi Butet dan Owi menang di hari Kemerdekaan RI, jadi mereka bisa memberi kado terindah dan yang pasti ini menjadi momen bersejarah yang tidak bisa dilupakan,” ujar Kalista Natsir, kakak Liliyana seperti dilansir Badmintonindonesia, Senin (22/8/2016).
 
“Perjuangan dan pengorbanan Butet selama ini terbayar lunas,” tambah Kalista.
 
“Firasat sih nggak ada, karena ini olimpiade, kita mesti realistis juga melihat peta kekuatan di lapangan bagaimana. Cuma kalau dilihat dari penampilan Butet dan Owi begitu meyakinkan, lalu muncul harapan ‘kayaknya bisa nih’ soalnya kelihatan dari semangat juang mereka berdua,” tuturnya.
 
Owi/Butet, sukses mempersembahkan medali emas olimpiade pertama untuk tim ganda campuran Indonesia, medali emas olimpiade ketujuh untuk Indonesia, sekaligus menepis keraguan banyak pihak atas kemampuan mereka meraih emas begitupun keraguan bahwa bulu tangkis mampu menyumbangkan medali di Olimpiade Rio 2016.
 
“Saya sangat berterima kasih kepada keluarga saya, mama, papa dan kakak saya. Mereka selalu ada buat saya. Mereka selalu ada buat saya, di saat saya kalah, mereka selalu bilang ‘Udah dek, tidak apa-apa, bangkit lagi, kamu harus yakin’. Kalau lagi tanding, mereka tidak pernah ganggu saya, tidak pusingin dengan macem-macem, pokoknya mereka selalu bikin saya tenang,” tutur Liliyana.
 
“Terma kasih juga untuk PBSI yang sudah mengurus kita dari menyiapkan makanan, tempat istirahat, tepat latihan semua sudah disiapkan. Tanpa PBSI, kami tidak akan seperti sekarang ini. Tidak lupa juga doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia untuk kami, terima kasih,” imbuhnya. (Badmintonindonesia)


(ASM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OLIMPIADE 2016
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BULUTANGKIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 14-12-2018