Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Kalah di Final, Fajar/Rian Salahkan Aturan Servis Baru

Kautsar Halim - 12 Maret 2018 07:00 wib
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PBSI)
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Humas PBSI)

Jakarta: Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, nyaris saja menjuarai ajang German Open 2018. Namun, asa itu harus pupus setelah mereka dikalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko pada fase final, Minggu 11 Maret dini hari WIB.

Tidak butuh waktu lama bagi Takuto/Inoue untuk meraih kemenangan atas Fajar/Rian yang berstatus sebagai unggulan ketujuh. Ganda putra asal Jepang itu hanya butuh waktu 38 menit saat laga berakhir dengan skor, 21-16 21-18.

Fajar/Rian mampu mendominasi permainan dengan unggul lebih dulu pada game pertama maupun game kedua. Namun, konsentrasi keduanya menjadi terganggu lantaran Fajar sering dianggap melakukan kesalahan saat melakukan servis.
 

Klik: Reuni, Hendra/Ahsan Fokus Berburu Poin


Menurut rilis Humas PBSI, terdapat sembilan kesalahan servis yang dilakukan Fajar. Empat di antaranya terjadi pada game pertama, dan lima sisanya terjadi pada game kedua. Nahasnya, semua kesalahan servis itu terjadi ketika Fajar/Rian sedang unggul.

“Seandainya servis saya salah, kenapa waktu main sejak babak pertama tidak ada yang menyalahkan? Kali ini, servis saya malah dianggap fault sejak game pertama. Kalau faultnya diberitahu sejak awal kan saya jadi bisa belajar. Tapi ini faultnya di final," kata Fajar seusai laga.


Klik: Janji Setia Marquez untuk Honda


“Kami tidak puas banget sama hasil di turnamen ini, terutama penampilan di final. Intinya ini terjadi karena servis,” tambahnya.

Fajar/Rian sudah tampil luar biasa untuk melaju ke final dengan menaklukkan seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Setiawan. Kekalahan mereka dari Takuto/Inoue membuat Indonesia gagal menyabet satu pun gelar juara di German Open 2018.

German Open 2018 adalah turnamen internasional pertama yang menggunakan aturan servis baru. Aturan itu menyebutkan, tiap pemain wajib melakukan servis dengan ketinggian 115 cm dari permukaan lapangan. Jika tidak dilakukan, maka sang pemain akan dianggap salah atau fault oleh hakim servis.

 


(KAU)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BULU TANGKIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BULUTANGKIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-06-2018