Tekad Ihsan Maulana Tembus Peringkat 20 Dunia

Rendy Renuki H - 11 Januari 2018 07:44 wib
Ihsan Maulana Mustofa (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Ihsan Maulana Mustofa (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Pemain tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa bertekad kembali ke jajaran peringkat Top 20 dunia. Cedera yang menghantuinya 2017 lalu membuat peringkat Ihsan merosot hingga ke posisi 47 dunia, walau Pada September 2016, ia sempat menduduki peringkat 17 dunia, posisi tertinggi yang pernah ia capai.

Pemain tunggal putra pelatnas ini mengalami cedera engkel, cedera pinggang dan cedera otot perut. Hal ini menyebabkan nama Ihsan harus dicoret dari beberapa turnamen di tahun 2017 demi memaksimalkan penyembuhan cederanya.

"Semoga sampai akhir tahun 2018 ini saya bisa balik lagi ke Top 20," ujar Ihsan kepada Badmintonindonesia.org.

Mengawali tahun 2018, Ihsan berlaga di ajang Thailand Masters 2018. Ia memenangkan duel melawan wakil India, Abhishek Yelegar, dengan skor 23-21, 21-6.

Pertarungan di game pertama dan game kedua memang sangat berbeda. Di game pertama, Ihsan sempat ketinggalan 12-16. Namun saat berhasil menyamakan kedudukan 16-16, Ihsan mengambil alih kontrol permainan.

Baca: Hasil Babak Pertama Thailand Masters 2018: 17 Wakil Indonesia Lolos


"Di game pertama, saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Saat itu saya juga merasa kurang enjoy mainnya. Berbeda dengan di game kedua, saya lebih menikmati permainan dan jadi lebih yakin," tutur Ihsan.

“Soal lawan di babak kedua, saya hanya berharap saya bisa main bagus dulu,” ujar Ihsan yang akan berhadapan dengan Cao Cuong Pham dari Vietnam.

Selain Ihsan, Panji Ahmad Maulana dan Firman Abdul Kholik juga melaju ke babak kedua. Panji mengalahkan wakil tuan rumah, Thammasin Sitthikom, dengan skor 21-19, 21-19. Sedangkan Firman menghentikan pemain Denmark, Kim Bruun, dengan skor 21-11, 20-22, 21-19.

Masih ada kesempatan menambah dua wakil lagi di tunggal putra lewat Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka yang baru akan bertanding malam ini.

Dari sektor ganda, pasangan unggulan pertama, Berry Angriawan/Hardianto, mesti kerja keras di babak pertama saat menghadapi Chang Tak Ching/Yeung Ming Nok (Hong Kong). Kemenangan tiga game akhirnya diraih Berry/Hardi dengan skor 21-12, 14-21, 21-16.

Sedangkan pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris menang mudah atas Suchanya Kanchanasaka/Kornkamon Sukklad (Thailand), dengan dua game langsung, 21-14, 21-9.

 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BULU TANGKIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BULUTANGKIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 24-04-2018