DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dua Negara Ingin Jajal Atlet Panjat Tebing Indonesia

Ahmad Mustaqim - 12 Maret 2018 17:06 wib
Suasana latihan panjat tebing-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Suasana latihan panjat tebing-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Yogyakarta: Sejumlah negara ingin beruji coba dengan Indonesia di cabang olahraga panjat tebing jelang Asian Games 2018 digelar. Khususnya di nomor putri, dua negara mengajak uji coba Indonesia, yakni Korea Selatan dan Malaysia. 

Pelatih Kepala Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia Cally Setiawan mengatakan, banyak negara yang mengajak uji coba di nomor putri. Wajar saja karena ada kekhawatiran peserta cabang olahraga tersebut di nomor putri, tak bisa memenuhi standar minimal peserta, yakni enam negara.

"Terakhir meeting di Filipina dengan federasi panjat tebing se-Asia. Bagaimana ini, jadi nggak? Kalau nggak ada enam negara nggak jadi dipertandingkan. Sia-sia kita Pelatnas," ujar Cally ditemui dalam Pelatnas yang dilakukan di Kompleks Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Senin 12 Maret 2018. 

Baca juga: Menpora: Sukses Prestasi di Atas Segalanya

Jika negara lain tak memiliki tim putri, Cally sempat menawarkan agar datang ke Indonesia untuk latihan dan uji coba bersama. Cally menyatakan pemerintah Indonesia akan menyediakan akomodasi makan. 

"Kita kasih akomodasi makan. Tapi transportasi (ditanggung) sendiri. (Tawaran latihan) ini untuk nomor speed beregu putri," katanya. 

Ia mengungkapkan, memang cukup berat untuk mengadakan latihan bersama di Indonesia. Sebab, dinding untuk latihan yang ada di kompleks Stadion Mandala Krida hanya empat jalur. 

Baca juga: Legenda Moto2 Ralf Waldman Tutup Usia

Untuk Asian Games, Tiongkok masih menjadi pesaing berat dan terdekat Indonesia. Baik di nomor putra maupun putri. Untuk putra, lanjutnya, ada Iran yang juga memiliki kekuatan. 

"Tapi selisihnya tipis. Kalau eror sendiri, kita ketinggalan. Ini jadi introspeksi untuk kami dan atlet," kata dia. 

Namun, demikian, Cally menganggap Indonesia di atas kertas masih berada di atas Tiongkok. Meski begitu, para atlet tak boleh lengah. 

"Secara umum itu. Program latihan juga kami memotivasi atlet agar tak lengah dalam pertandingan," jelasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga 

Video: Fajar/Rian Melaju ke Final Jerman Terbuka 2018
  



(RIZ)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OLAH RAGA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA SPORTSLAINNYA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 15-12-2018