DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kegagalan Pesilat Selly ke Final Sudah Diprediksi

Monica Felicitas Gracia V - 13 Februari 2018 18:48 wib
Ilustrasi; Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi; Foto: MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Gagalnya pesilat Selly Ardiani mengalahkan pesilat Malaysia Siti Shazwana Ajak di partai semifinal putri kelas C 55-60 kilogram telah diprediksi Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI). Selly kalah telak 0-5. 

Kepala Pelatih Pelatnas PB IPSI Roni Syaifullah, mengatakan atletnya tersebut hanyalah pelapis kedua di kategori kelas C. Selly juga baru bergabung di Pelatnas IPSI selama satu minggu.

"Fisik dan kesiapan kurang maksimal. Kami masih mengevaluasi lagi untuk ke depannya," kata Roni kepada Medcom.id, Selasa 13 Februari 2018.

Baca juga: Atlet Silat Indonesia Siap Latih SpeedTendangan di Korea

Roni tak begitu memperhitungkan kekalahan atletnya ini, lantaran di lapis pertama kelas C PB IPSI sengaja menyimpan Sarah Tria Monita. Seperti diketahui, Sarah adalah peraih medali perunggu di kelas yang sama di SEA Games 2017.

"Ketika kami mainkan pelapis, dengan harapan bisa lebih greget dan jadi kompetitor untuk Sarah. Tapi secara performa tadi (Selly) kurang maksimal," jelas Roni.

Ditanya kenapa menurunkan Selly daripada Sarah, dikatakan Roni, ini hanya taktik dan strategi IPSI untuk melihat peta kekuatan lawan.

Baca juga: Pesilat Abdul Malik Kalahkan Jawara SEA Games 2017

"Taktik dan strategi harus jalan. Seperti Vietnam yang kali ini tidak ikut, namun mereka juga saling mengintip. Ini alasan kami tidak menurunkan seluruh kekuatan," imbuh Roni.
 
Meski Selly gagal, namun hal positif muncul di kelas D 60-65 kg melalui Pipiet Kamelia. Kamis lusa, Pipit akan tampil di final usai mengalahkan pesilat Singapura Nurul Suhaila Mohamed Saiful dengan skor 5-0.

Roni juga melihat peluang Pipiet meraih emas di partai final melawan pesilat Filipina Leda Trisha Marie terbuka lebar.

"Kami beharap dia (Pipiet) besok bisa tampil all out," imbuh Roni.

Baca juga: Bulu Tangkis Malaysia Digemparkan Kasus Pengaturan Skor

Tak hanya Pipiet, di kelas J 90-95 kg, pesilat Indonesia Eko Febrianto juga membuka kans merebut emas. Eko sukses mengalahkan pesilat Kyrgyzstan Asan Shamshedin Uulu dengan skor 5-0 di babak semifinal.

Di final Kamis 15 Februari lusa, Eko untuk kali kedua berhadapan dengan pesilat Malaysia Mohd Khaizul Yaacob. Pesilat Negeri Jiran tersebut melaju usai menang walk over (WO) atas pesilat Singapura Sheik Farhan Sheik Alau'ddin di semifinal.

"Sebelumnya Eko juga menang atas pesilat Malaysia itu. Mudah-mudahan dia (Eko) bisa menang lagi," kata Roni.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Atlet Malaysia Puji Kesiapan & Fasilitas Asian Games 2018
 


(RIZ)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OLAHRAGA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA SPORTSLAINNYA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018