DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Recall Airbag Honda di Indonesia, Masih 50 Persen

Ainto Harry Budiawan - 17 Juli 2018 07:23 wib
Inflator airbag bermasalah serang 591.355 mobil Honda. Autoworld
Inflator airbag bermasalah serang 591.355 mobil Honda. Autoworld

Jakarta: Honda kembali mengundang pengguna mobilnya datang ke bengkel resmi, untuk melakukan perbaikan terhadap komponen inflator airbag. Unit yang terkena kasus ini pun cukup banyak, mencapai 591.355 unit dari berbagai jenis mobil.

Sayangnya dalam recall ini, baru 50 persen saja alias 294.972 unit yang sudah melakukan penggantian komponen tersebut. Padahal kampanye ini sudah dilakukan sejak Mei 2013 lalu oleh PT Honda Prospect Motor, dengan jumlah unit terdampak 591.355 unit.

Penggantian komponen tersebut cukup singkat dan tidak dikenakan biaya. Konsumen bisa menggantinya saat melakukan perawatan rutin, atau mendaftar terlebih dulu kebengkel resmi terdekat.

Penggantian inflator airbag dilakukan sebagai tindakan pencegahan, terhadap kemungkinan terjadinya airbag mengembang secara berlebih (over deployment). Tekanan yang berlebihan berpotensi mengakibatkan cedera serius saat terjadi kecelakaan.

"Mengingat pentingnya program ini, kami meminta konsumen yang kendaraannya teridentifikasi untuk segera membawa mobilnya ke bengkel resmi Honda untuk proses pemeriksaan dan penggantian komponen," kata Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM.

Berikut adalah model yang inflator airbag-nya bermasalah:
Honda Civic : 2001-2011
Honda Stream : 2002-2006
Honda CR-V : 2002-2012
Honda Accord : 2003-2013
Honda City : 2004-2013
Honda Jazz : 2004-2014
Honda Odyssey : 2004-2008
Honda Freed : 2009-2013
Honda Brio : 2013-2014


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HONDA MOBIL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOBIL
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018