DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Tiga Karya Mahasiswa Indonesia Ini Siap Adu Irit Tingkat Dunia

Ekawan Raharja - 12 Maret 2018 14:46 wib
tiga tim mahasiswa Indonesia berhak melaju ke DWC di London Inggris. Shell
tiga tim mahasiswa Indonesia berhak melaju ke DWC di London Inggris. Shell

Singapura: Mahasiswa-mahasiswa Indonesia kembali menunjukan kemampuannya di kancah internasional. Setelah menguasai Shell Eco-Marathon (SEM) 2018 di segmen UrbanConcept, kini giliran mereka menguasai Drivers World Championship (DWC) Regional Asia.

Tidak tanggung-tanggung, mereka menyapu bersih podium DWC Regional Asia yang berlangsung pada Minggu (11/3/2018) di Changi Exhibition Center. Juara pertama diperoleh Semar Urban UGM, kemudian di posisi kedua dan ketiga dihuni oleh ITS Team 2 dan Garuda UNY Eco Team.

"Kemenangan ini sungguh luar biasa buat saya dan tim, saya tidak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini. Kami berpikir keras untuk menghasilkan sesuatu yang dapat membuat kecepatan dan efisiensi energi menjadi seimbang, sesuai dengan rata-rata tuntutan para pengemudi di jalan, dan kami merasa sangat senang mencapainya," ujar pengemudi Semar Urban UGM, Tito Setyadi W, melalui keterangan resminya.

Selain itu tim Garuda UNY Eco Team juga ditasbihkan mendapat penghargaan off-track kategori safety (keselamatan) untuk desain kendaraan UrbanConcept-nya. Tentu saja hal ini melengkapi sapu bersih tim-tim mahasiswa Indonesia di ajang regional tersebut.

Balapan DWC Regional Asia 2018 juga berlangsung ketat karena sebelumnya terpilih tujuh tim yang lolos dari SEM 2018. Hebatnya lima dari tujuh tim yang lolos berasal dari Indonesia, yakni ITS Team 2, Semar Urban UGM Indonesia, Garuda UNY Eco, Sadewa UI, dan Bengawan Team 2 UNS. Sedangkan dua peserta lainnya berasal dari LH East LAC Hong University Vietnam dan NTU Singapore 3D Printed Car.

Meski mayoritas diisi tim-tim mahasiswa Indonesia, perlombaan tetap berjalan sengit mengingat konsepnya adalah adu cepat mobil hemat energi. Bahkan panasnya cuaca di Singapura juga berdampak kepada tim dari Vietnam dan Singapura yang tidak bisa menyelesaikan balapan.

Tiga tim mahasiswa asal Indonesia ini bakal berlaga di DWC pada 8 Juli 2018 di London Inggris. Mereka akan bertarung dengan juara DWC dari regional lain yakni Eropa dan Amerika.

Hasil ini juga mendapatkan apresiasi dari President Director and County Chairman PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi, yang juga berkunjung ke SEM 2018. Dia menilai bahawa sumber daya manusia Indonesia tidak kalah dan bisa bersaing di tingkat global.

"Selamat kepada tiga tim Indonesia yang berhasil menjadikan All Indonesia Team sebagai juara DWC Asia. Kita semua bangga dengan pencapaian luar biasa ini. Bukti nyata dan inspiratif bahwa anak-anak muda Indonesia memiliki talenta dan kemampuan yang sangat kompetitif tak hanya di regional, tetapi juga di tingkat global," ujar Darwin Silalahi.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KENDARAAN RAMAH LINGKUNGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOBIL
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018