DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 40.273.617.416 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tiongkok Kembali Memperpanjang Insentif Pajak mobil Listrik

Ekawan Raharja - 03 Januari 2018 09:05 wib
Tiongkok terus memberikan inesentif untuk pembelian mobil listrik. Tesla
Tiongkok terus memberikan inesentif untuk pembelian mobil listrik. Tesla

Shanghai: Ambisi Negeri Tirai Bambu untuk meningkatkan penjualan mobil listrik di dalam negeri terus dilakukan. Bahkan baru-baru ini mereka menambah masa insentif pajak untuk pembelian mobil listrik.

Tercatat untuk pembelian mobil yang tergolong new energy vehicle (NEV), termasuk mobil listrik dan hybrid, bakal mendapatkan subsidi pajak hingga 2020. Hal ini dilakukan agar produsen mobil semakin banyak mengeluarkan mobil ramah lingkungan, dan meninggalkan mobil dengan teknologi internal combustion engine (ICE).

Disadur dari Autoblog, awalnya kebijakan ini berakhir pada 31 Desember 2017. Hanya saja Kementrian Keuangan Tiongkok memperpanjang kebijakan tersebut, dan akan berlaku hingga 31 Desember 2020 untuk pembelian mobil listrik, hybrid, dan hidrogen.

Kementrian Keuangan Tiongkok juga menyebutkan kalau kebijakan ini untuk memenuhi kuota NEV yang sudah berlaku mulai 2019. Disebutkan para produsen mobil harus memenuhi kuota penjualan mobil, dan juga kuota peluncuran mobil ramah lingkungan.

Diharapkan juga ke depannya ini dapat mendukung inovasi industri mobil listrik di Tiongkok yang mulai tumbuh. Bahkan diharapkan juga dapat mengejar ketertinggalan akan teknologi mobil listrik dengan negara-negara yang sudah mapan terlebih dahulu.

Salah satu produsen lokal mobil listrik, BYD Co Ltd, saat ini juga terus berkembang. Di klaim mereka saat ini sudah bisa bersaing dengan Ford dan Nissan untuk mengembangkan mobil listrik.

Menurut data yang dilansir oleh Reuters, penjualan mobil tergolong NEV periode Januari-November 2017 hampir mencapai target 700 ribu unit per tahun. Angka ini di klaim meningkat 51,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INDUSTRI OTOMOTIF
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOBIL
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 16-10-2018