Adu Skill ala Offroader di Trek Baru BXC

Ahmad Garuda - 09 April 2018 10:24 wib
Para offroader bertarung ketat di Bengkulu Extreme Challenge. BXC
Para offroader bertarung ketat di Bengkulu Extreme Challenge. BXC

Bengkulu: Para penggila offroad, bikin 'gaduh' di Bengkulu. Para penggemar mobil-mobil beraliran 'penggaruk tanah' langsung tancap gas saat pertarungan sudah dimulai. Tak kurang dari 77 peserta ikut andil dari target awal yaitu 70. Sehingga adu skill, nyali dan strategi terlihat sangat dominan.

Event yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu  (7-8/4/2018) dengan nama Bengkulu Xtreme Challenge 2018 (BXC), dianggap cukup mewakili pertarungan keras para offroader nasional

Trek yang dibikin Master Trek, Mendol Jeeper dari Surabaya mampu memaksa offroader untuk mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki. “Karakter treknya bikin pertandingan makin seru. Saya suka sekali dengan lokasi ini,” kata dokter Jack, offroader asal Mataram – NTB yang akhirnya jadi jawara di Kelas G4.

Mengendalikan tubular bermesin Cherokee stroker 4.500 cc, gaya ngegas agresif yang jadi cirinya membuat Kepala RSUD Mataram ini jadi juara 1 kelas G4 dengan mengalahkan sejumlah offroader papan atas lainnya seperti Azis Yurianto dari Yogya, Nur Cahyo dari Sukabumi, Joko Permana dari Kalteng, Vincet dan Chandra dari Palembang, Abah Hari Emon, Donie Donkas dan lain sebagainya.

Sementara pemuncak peringkat di kelas G2 dipegang oleh Andri Apau dari Tim Sukapura PSM 86 – Tasikmalaya. Untuk kelas G1 peraih peringkat 1 adalah Bujang Ali dari SJI Bali. Offroader tuan rumah Bengkulu belum bisa berbuat banyak karena memang sudah lama tidak ada pentas offroad berskala nasional yang diikuti maupun digelar di kota Bengkulu.

Hujan turun sangat deras menjelang selesai pertandingan di hari Sabtu tak mengurangi semangat peserta untuk tampil maksimal. “Saya sebenarnya sedang fight dengan Andi Apau tapi sayang ada SS yang terkena BWTM (Batas Waktu Tempuh Maksimum) karena sebelum start hujan turun deras dan trek jadi sangat licin. Tapi ya sudah itu namanya nasib. Lain kali harus bisa tampil lebih all out,” janji Alek – offroader asal Solok Sumbar dengan kendaraan tubular bermesin Suzuki 1.600 cc.

“Rasanya ini jadi rekor terbanyak peserta kompetisi off-road adventure di Sumatera saat ini,” kata offroader senior dari Palembang, Candra Dewana. Peserta BXC 2018 terbagi dalam 3 Kelas yaitu G1 (s/d 1000 cc), G2 (s/d 2500 cc) dan G4(di atas 2500cc).

“Terus terang saya cukup kaget dengan jumlah peserta yang membludak. Prediksi awal paling sekitar 60 an. Terima kasih kepada semua offroader yang sudah mensukseskan dan berpartisipasi di BXC kali ini,” kata ketua pelaksana BXC 2018, Asep Sopyan.

Bagian yang menurut banyak orang sangat memuaskan adalah karena lomba berlangsung aman, tanpa ada insiden kecelakaan sama sekali.

PLT Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dalam sambutannya, menganggap bahwa event ini seharusnya digelar setiap tahun di sana. ”Saya berharap BXC bisa dijadikan agenda tahunan di bulan yang sama. Karena terbukti dunia offroad memiliki multi efek yang luar biasa. Bahkan Ia menegaskan event ini dirasa perlu masuk hitungan APBD Provinsi Bengkulu 2019 nanti.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OFFROAD
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOBIL
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018