Pabrik Toyota Camry Australia Tutup

Ahmad Garuda - 11 September 2017 07:28 wib
Camry ini jadi edisi terakhir pabrik Toyota Altona. SoftNews NET
Camry ini jadi edisi terakhir pabrik Toyota Altona. SoftNews NET

Metrotvnews.com, Australia: Langkah Ford gulung tikar dari pasasr Australia, ternyata cukup banyak diikuti merek lain. Salah satunya General Motors yang juga akan mengakhiri basis produksinya di benua tersebut. Tapi yang cukup mengagetkan adalah Toyota Altona pun bakal melakukan hal yang sama.

Sebagai informasi awal, Toyota Altona Australia menjadi satu-satunya basis produksi jenis Camry di benua paling selatan di belahan bumi itu. Pada pertengahan 90-an, mereka sempat mencatat penjualan yang sangat signifikan dan tak terkalahkan oleh merek dan tipe apapun di pasar Australia.

Padahal jika merunut sejarah berdirinya pabrik ini di sana, sudah cukup panjang, Namun strategi bisnis yang katanya ditetapkan Toyota, memang harus mengorbankan pabrik di Australia ini. Pabrik ini sudah berdiri seak 1963 dan keputusan untuk menutup pabrik ini sudah dibicarakan sejak 2014 lalu.

Dari pernyataan yang dirilis Autoevolution, mereka memberikan tanda mata penutupan basis produksi Camry di Australia itu. Yaitu dengan membuat 54 unit edisi commemorative Camry bermesin hybrid dengan tenaga 202 daya kuda. Mesin konvensionalnya berkonfigurasi 4 silinder dan sudah memiliki teknologi canggih sedan terkini.

Mobil tersebut bakal dijual dengan harga AUD41.150 atau setara dengan Rp437 juta. Namun tidak semua mobil akan dijual resmi di sana, melainkan bakal dikirim beberapa unit ke Jepang untuk masuk dalam ruang pamer museum. Sebagai penanda edisi spesialnya, akan dibubuhi emblem Commemorative Camry di bawah emblem Hybrid Synergy Drive dekat lampu stop kanan belakang.

"Satu dari 54 unit edisi Commemorative Camry ini akan kami tetap jaga di Toyota Australia. Lainnya akan dikirim ke museum Toyota di Jepang. Tapi penjualan kami tidak akan berhenti, termasuk untuk unit Camry. Kami akan import utuh langsung dari Jepang," klaim Dave Buttner, pimpinan Toyota Australia.

Lantaran pabrik yang ditutup cukup besar, Toyota Australia mengklaim bahwa pengurangan karyawan bakal cukup masif. Yaitu dari jumlah total 4.000 karyawan, bakal menjadi 1.300 karyawan saja.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TOYOTA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOBIL
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 23-09-2017