DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.121.521.604 (20 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tanda Shockbreaker Motor Minta Diganti Baru

M. Bagus Rachmanto - 05 Juli 2018 07:50 wib
Kenali shocbreaker sepeda motor yang rusak dari rembesan oli yang keluar. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Kenali shocbreaker sepeda motor yang rusak dari rembesan oli yang keluar. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Jakarta: Suspensi atau shockbreaker kendaraan berfungsi meredam benturan atau hentakan. Terutama yang timbul saat kondisi permukaan jalan tidak rata, berlubang ataupun ketika melewati jalan rusak

Menurut pemilik bengkel motor Bengbrand, Yosi, jika performa motor tidak stabil atau oleng, memang ditentukan banyak hal. Bukan hanya dari kondisi ban yang tak lagi presisi, atau pelek yang mulai miring-miring atau speleng tapi pertandanya juga bisa dari shockbreaker yang sudah rusak.

"Periksa shockbreaker dan lihat apakah ada oli yang rembes di tabungnya. Kalau ada maka shockbreaker dipastikan bocor. Itu yang menyebabkan tekanannya tidak stabil atau tidak sama," papar Yosi, saat berbincang dengan Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.

Untuk mengatasi masalah tersebut Yosi membeberkan tipsnya, untuk motor bebek jika as shockbreaker tidak ada kerusakan atau baret, maka sil di dalam tabung masih bisa diganti. Tapi jika sil-nya sudah rusak maka harus diganti baru satu set.

Sementara Untuk motor sport, jika as rusak maka masih bisa diperbaiki. Karena batang as di motor sport itu jauh lebih besar ketimbang motor bebek. "Untuk menghemat perbaikan, biasanya batang as di motor sport bisa diperbaiki,"" jelas Yosi.

Meski begitu Yosi menyarakan, untuk mengatasi masalah tersebut secara permanan sebaiknya mengganti dengan yang baru, karena hasilnya akan lebih optimal dan awet, serta berpengaruh pada suspensi dan kestabilan.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS KNOWLEDGE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MOTOR
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 22-11-2018