DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Holder Gawai Ganggu Fokus Berkendara Bikers

M. Bagus Rachmanto - 09 April 2018 12:38 wib
Pasang phone houlder di motor juga mengundang tindak kejahatan. Turstart.org
Pasang phone houlder di motor juga mengundang tindak kejahatan. Turstart.org

Jakarta: Kepolisian mengimbau pengendara sepeda motor tidak menggunakan phone holder. Sebab, penggunaan alat komunikasi saat berkendara dapat mengurangi konsentrasi.
 
Mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Indra Jafar yang saat ini menjabat  Kapolres Jaksel mengatakan, dengan mengendarai sambil melihat handphone yang disimpan di holder, bisa membahayakan.
 
"Itu berbahaya. Sebenarnya enggak boleh. Mengurangi konsentrasi saat berkendara. Aturan khususnya tidak ada. Tapi itu mengurangi konsentrasi. Kami menilai itu berbahaya," kata Indra Jafar, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Bahkan per Maret lalu, polisi siap menindak tegas pengendara sepeda motor maupun mobil yang mengoperasikan handphone atau telepon genggam saat berkendara. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

UU Nomor 22 Tahun 2009 itu menyatakan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan dengan tidak wajar, diancam denda Rp750 ribu atau kurungan tiga bulan.
 
"Contoh bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor harus berlaku wajar dan penuh konsentrasi," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto kepada Medcom.id, di kesempatan berbeda di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Budiyanto juga mengimbau kepada pengendara yang kelelahan untuk tidak memaksakan berkendara. Sebab, hal itu rawan menimbulkan kecelakaan.

"Penuh konsentrasi di sini adalah tidak boleh melakukan kegiatan dan dipengaruhi oleh situasi yang dapat menurunkan konsentrasi, misal capai, lelah, ngantuk dan gunakan handphone, terpengaruh alkohol, narkotika dan lain-lain. Karena ini akan menurunkan konsentrasi," jelas Budiyanto.


(UDA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SAFETY RIDING
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA TIPS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 24-09-2018