TKN Minta Kasus Perusakan Atribut Demokrat Diusut Tuntas

Arga sumantri - 15 Desember 2018 17:33 wib
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir - Medcom.id/Faisal Abdalla.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir merepsons insiden perusakan spanduk dan bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Erick berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus itu.
 
"Semoga pihak kepolisian bisa mengusut dan menindak tegas siapapun yang melakukannya," kata Erick, Sabtu, 15 Desember 2018.
 
Erick berharap insiden itu tidak lantas dikaitkan dengan kubu Jokowi-Ma'ruf. Erick menegaskan, tim pemenangan petahana mengedepankan politik santun dalam menghadapi pesta demokrasi 2019.
 
"Kami di TKN selalu menjunjung tinggi kampanye damai dan santun," tegas Erick.
 
Sebelumnya, bendera dan spanduk Partai Demokrat yang dipasang di ruas jalan Kota Pekanbaru, Riau dirusak orang tak dikenal. Petinggi Demokrat hingga Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono yang tengah berada di Pekanbaru, menemukan bendera dan spanduk itu sudah rusak pagi tadi.

Baca: Baliho dan Bendera Partai Demokrat di Riau Dirusak

SBY sangat menyesalkan insiden itu. SBY bahkan turut menyisir sepanjang Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru untuk melihat atribut partainya yang dirusak.
 
"Dini hari saya mendapat laporan, bahwa baliho selamat datang dan bendera partai dirusak. Pagi ini saya melihat langsung ternyata benar baliho dirobek, serta bendera partai dibuang ke selokan," kata SBY di Pekanbaru.


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS PEMILU
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019