DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gerak Yusril Menunjukkan Sikap Politik

M Sholahadhin Azhar - 07 November 2018 12:11 wib
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Bergabungnya pakar hukum Yusril Ihza Mahendra ke kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak semata dilihat dari segi pengawalan aspek hukum. Keberpihakan ini secara tak langsung berkaitan dengan jabatan Yusril sebagai ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB).

"Dia juga sikap politik, ini ditunjukkan saat beliau sebagai lawyer Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf," kata politisi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Rabu, 7 November 2018.

Ia melihat rekam jejak Yusril yang berkomitmen mendukung pemerintahan. Sejak era Presiden Soeharto, pakar hukum itu telah menjadi 'orang istana' dengan posisi strategis. Itu berlanjut hingga jaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pernyataan Tjahjo ini diamini Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Ia tak menampik ada kaitan antara bergabungnya Yusril dengan upaya menggandeng PBB. Meski, Hasto menyebut hal itu perlu mekanisme dukungan secara resmi.

"Ada tata cara yang harus dijalankan, tapi yang penting adalah Prof Yusril beliau berkenan," kata Hasto.

Baca: Ma'ruf Optimistis PBB Merapat

Sebelumnya, Yusril memang menegaskan posisi partainya dalam dukung-mendukung ini. PBB secara kelembagaan, memang belum menentukan sikap politiknya untuk Pilpres 2019. Sebagai partai di luar Parlemen, PBB tak perlu terburu-buru memutuskan dukungan.

"Masalah itu akan dibahas dan diputuskan Bulan Desember nanti dalam Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) PBB," kata Yusril.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS PEMILU
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-11-2018