DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Fadli Zon: Banyak Media Tak Memenuhi Standar Jurnalistik

Whisnu Mardiansyah - 06 Desember 2018 04:59 wib
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.

Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai perkataan capres nomor ururt 02 Prabowo Subianto adalah imbas pemberitaan media yang tak berimbang. Menurutnya, saat ini sejumlah media tak menerapkan kaidah jurnalistik yang tepat. 

"Saya kira yang dimaksud adalah ada sejumlah media yang tidak menjalankan prosedur standar jurnalistik gitu ya. Terkait dengan sebuah peristiwa besar yang saya kira worth sebuah news dan sebuah peristiwa yang ada di Indonesia," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 5 Desember 2018.

Bisa juga, kata Fadli, ucapan Prabowo itu ungkapan kekecewaan terhadap pemberitaan di media tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Terkait dengan tidak adanya coverage yang memadai dan seusai dengan standar jurnalistik umum.

"Saya kira itu nanti saya dengar lagi pendapat Pak Prabowo, saya menerima tamu dari pagi belum. Dugaan itu terkait dengan tidak adanya suatu coverage yang memadai yang seusai dengan standar jurnalistik umum saya kira," jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo menuding pemberitaan di media sebagian besar memublikasikan berita bohong. Prabowo pun mengajak publik tak usah lagi menghormati jurnalis yang bekerja mewartakan berita.
 
"Pers ya terus terang saja banyak bohongnya dari benarnya. Setiap hari ada kira-kira lima sampai delapan koran yang datang ke tempat saya. Saya mau lihat bohong apalagi nih," kata Prabowo di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu 5 Desember 2018.
 
Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menuding jurnalis dan media bagian dari antek-antek yang ingin menghancurkan demokrasi di Indonesia. Prabowo menuding sikap media-media yang tidak memberitakan acara Reuni 212 tak objektif.
 
"Boleh kau cetak ke sini dan ke sana, saya tidak mengakui Anda sebagai jurnalis. Enggak usah saya sarankan kalian hormat sama mereka lagi, mereka hanya anteknya orang yang ingin menghancurkan Republik Indonesia," tegas Prabowo.


(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS PEMILU
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-12-2018