Gerindra Yakin PAN Setia Dukung Prabowo-Sandi

Lukman Diah Sari - 13 Desember 2018 17:39 wib
Warga melintas di dekat gambar mural capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat. Foto: MI/Bary Fathahilah.
Warga melintas di dekat gambar mural capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat. Foto: MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Politikus Partai Gerindra Muhammad Syafi'i tak memusingkan pembelotan kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Hal itu hanya dianggap persoalan internal PAN semata.
 
"Kami tak khawatir. PAN secara keseluruhan masih bekerja untuk pemenangan Prabowo-Sandi," kata Syafi'i di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018.
 
Dia justru mempertanyakan kinerja dari kader partai pendukung Jokowi-Ma'ruf, apakah benar bekerja penuh untuk kemenangan pasangan nomor urut 01 itu. Dia menekankan pihaknya terus maksimal dalam memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Tapi kalau kalian tanya jumlahnya, sangat, sangat, sangat, saya ulang lagi, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat signifikan. Bahwa kader partai pendukungnya itu bekerja untuk pemenangan Prabowo-Sandi," jelas dia.
 
Sebelumnya, sejumlah kader PAN di Sumatera Selatan mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf. Deklarasi menyusul sikap DPW PAN Kalimantan Selatan yang lebih dulu mendukung pasangan nomor urut 01 itu.
 
Baca: PAN Bantah Pecah

Salah satu kader PAN, Salahuddin, mengatakan dukungan diberikan karena kinerja Jokowi sudah terlihat nyata di Sumsel. Kinerja paling terlihat adalah di sektor infrastruktur.
 
"Sudah terlihat pembangunan di Bumi Pertiwi secara nasional sangat membanggakan. Di Sumsel kami menikmati adanya jalan tol, LRT (light rail transit), dan Jembatan Musi 4 dan 5, serta sertifikat tanah," kata Salahuddin.
 
Salahuddin mengatakan siap dengan segala konsekuensi dengan deklarasi ini, termasuk pemecatan dari PAN. "Kami diberi sanksi tidak masalah, harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara," tegas dia.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS PEMILU
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019