DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

PDI Perjuangan DKI Patuhi LHKPN

M Sholahadhin Azhar - 12 Oktober 2018 04:00 wib
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: PDI Perjuangan Jakarta merespons positif kewajiban melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). PDI Perjuangan mematuhi aturan tersebut sebagai bentuk apresiasi.

"Kita PDI Perjuangan ingin memberikan apresiasi, karena LHKPN ini untuk menjalankan tugas. Kami akan transparan," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada Medcom.id di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018.

Ia menyebut, pelaporan harta itu telah dikonsultasikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab hal itu dianggap menunjang kinerja legislatif. Dengan melaporkan harta, maka uang keluar dan yang masuk akan terdeteksi dan bisa dijelaskan ke publik.

"Kebetulan juga dalam PKPU, kalau kita terpilih kembali LHKPN itu salah satu syarat. Karena kita penyelenggara negara," imbuh Pras.

Legislatif yang terpilih, kata dia, tak akan bisa dikukuhkan menjadi wakil rakyat jika belum melaporkan LHKPN. Anggota tim Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK Rika Krisdianawati mengamini hal tersebut.

"Kita beririsan dengan PKPU nomor 20 tahun 2018 dimana salah satu syarat untuk melantik adalah lapor harta kekayaan," kata Rika. Praktis, kata dia, seluruh anggota legislatif yang mengikuti pileg harus memperbaharui LHKPN mereka. 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono tak menyatakan keberatan terkait hal ini. Ada 28 anggota fraksi PDI Perjuangan dan Gembong menyatakan mereka akan bersikap kooperatif.

"Harapan kita sebelum akhir bulan ini semua Fraksi PDIP 28 orang itu bisa melaporkan secara lengkap pada KPK," kata Gembong.


(DMR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMILU SERENTAK 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS PEMILU
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018