DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

Diet Mediterania untuk Penyandang Diabetes

Pelangi Karismakristi - 08 Juni 2018 05:48 wib
(Foto:Shutterstock)
(Foto:Shutterstock)

Jakarta: Penyandang diabetes harus memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Untuk mengontrol menu harian, diet Mediterania cukup membantu. Asupan makanan lebih terkontrol sehingga penyandang diabetes dapat mengelola kadar gula darah dalam tubuh.

Diet Mediterania adalah diet yang menggabungkan kebiasaan hidup sehat orang dari negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Diet ini sangat menyehatkan. Salah satu manfaatnya, mengurangi risiko penyakit jantung.Menu makan mereka mayoritas berupa buah, sayur, biji-bijian,dan ikan.

Terkait diabetes, sebuah studi yang dilakukan pada 2013 yang dimuat dalam Jurnal Diabetalogia menyebutkan, orang yang mengikuti diet Mediterania memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

Penelitian menunjukkan, gaya makan orang Mediterania menyehatkan, dapat membalikkan sindrom metabolic yang merupakan faktor timbulnya diabetes. Sebab, pola makan dalam diet ini rendah daging merah dan lemak jenuh, kaya akan minyak zaitun, serat, ikan,dan lemak tak jenuh.

American Diabetes Association juga menyarankan bagi Anda yang kelebihan berat badan, diet Mediterania dapat membantu menurunkan dan mempertahankan bobot tubuh. Seperti diketahui, kelebihan berat badan merupakan pemicu terbesar diabetes tipe 2.

Berikut ini, makanan yang disantap dalam diet Mediterania.

1. Makanan nabati

Orang-orang Mediterania sering mengonsumsi makanan nabati.Mereka juga tahu bagaimana menggunakan bumbu dan rempah untukmenciptakan rasa pada sayuran mereka, meskipun telah mengurangi garam, gula,dan lemak.

2.  Kacang-kacangan dan biji-bijian utuh

Karbohidrat sehat ini bagus untuk mengganti beberapa jenis gula dan tepung dalam roti, dan pasta. Kacang-kacangan juga merupakan sumber lemak sehat dan lemak tak jenuh.

3. Ikan

Ikan merupakan protein hewani utama yang sering dikonsumsi dalam diet Mediterania. Ikan seperti salmon, tuna, sarden, halibut ,dan trout kaya akan asam lemak omega 3 yang baik bagi kesehatan jantung dan otak.

4. Minyak zaitun

Lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun sering dimanfaatkan untuk mengganti lemak jenuh seperti mentega dan margarin. Penggunaan mentega dan margarine berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol.

5. Makanan lainnya

Pelaku diet Mediterania masih bisa menikmati protein berupa telur dan produk susu, misalnya kejudan yoghurt dalam jumlah sedang. Anda juga masih bisa mengonsumsi daging ayam, namun dalam jumlah sedang. Untuk daging merah, baiknya dikonsumsi sesekali saja. Sebagai makanan penutup, orang Mediterania hanya makan potongan buah.

Selain melakukan diet Mediterania, penyandang diabetes harus memastikan nutrisi harian tercukupi. Untuk membantu mencukupi nutrisi harian, minum Diabetasol. Diabetasol mengandung nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang untuk penyandang diabetes. Tak hanya gizinya yang lengkap dan seimbang, Diabetasol juga mengandung Vita Digest Pro yang merupakan kombinasi karbohidrat lepas lambat, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah.

Indeks Glikemiknya pun rendah, sehingga dapat diserap perlahan oleh tubuh. Diabetasol dapat diminum setiap hari, yaitu dua kali per hari pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur. (per 60 gr/saji mengandung kalori 260 kkal). Rasanya pun enak, bisa Anda pilih sesuai selera, yaitu cokelat, vanilla, dan cappucino.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KALBE NUTRITIONALS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
POPULAR FOTO
ADVERTISEMENT

Thu , 16-08-2018