Bawaslu Harus Kumpulkan Bukti Sebelum Panggil Prabowo

Juven Martua Sitompul - 13 Januari 2018 22:51 wib
Ketua DPP Gerindra Bidang Advokasi Habiburokhman. Foto: Juven Martua Sitompul/Medcom.id
Ketua DPP Gerindra Bidang Advokasi Habiburokhman. Foto: Juven Martua Sitompul/Medcom.id

Jakarta: Partai Gerindra meragukan standar kerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika sampai memangil Prabowo Subianto untuk mengonfirmasi pernyataan La Nyalla Mattalitti terkait mahar politik. Partai berlambang burung Garuda itu menyatakan, La Nyalla tidak punya bukti atas tuduhan tersebut.

"Kita menanyakan bagaimana standar kerja Bawaslu kalau sampai ke Pak Prabowo karena Pak La Nyalla sendiri saya baca di satu media bilang saya enggak punya bukti tapi saya berani sumpah pocong," kata Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Jakarta, Sabtu, 13 Januari 2018.

Menurut Habiburokhman, Bawaslu harus meminta La Nyalla untuk membuktikan kalau Prabowo benar-benar meminta uang mahar politik, bukan malah meminta keterangan Prabowo tanpa ada bukti yang menguatkan.

"Anda bayangkan Anda disebut-sebut melakukan tindak korupsi oleh orang yang anda juga enggak tahu masalahnya apa, tiba-tiba dipanggil tanpa bukti dasar apapun. Tentu harus ada bukti awal ya," ucap dia..

Pada kesempatan itu, dia meminta Bawaslu untuk bekerja secara profesional mengusut tuduhan La Nyalla. 

"Dia harus bekerja pure profesional berdasarkan bukti yang ada. Jadi jangan masuk ranah bahaya," timpal dia.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berencana memanggil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atas dugaan permintaan mahar politik kepada La Nyalla Mattalitti. Prabowo akan dipanggil setelah La Nyalla benar-benar bisa menunjukkan bukti adanya permintaan mahar dari Gerindra.



(SCI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-01-2018