KPU Makassar Pastikan Pilkada Makassar Tetap Satu Paslon

Andi Aan Pranata - 17 Mei 2018 13:04 wib
Pasangan calon tunggal di Pilkada Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi
Pasangan calon tunggal di Pilkada Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi

Makassar: KPU Kota Makassar, Sulawesi Selatan menolak menjalankan perintah Panwaslu soal Sengketa Pemilihan Wali Kota 2018. KPU mempertahankan keputusannya tentang pencalonan yang hanya memuat satu pasangan calon, yakni Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi.

Sikap KPU diputuskan lewat rapat pleno komisioner yang digelar di Makassar, Rabu 16 Mei malam. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Syarief Amir, mereka menyatakan tetap berpedoman pada putusan Mahkamah Agung.

“Ini sesuai hasil konsultasi kami secara berjenjang, baik di KPU Provinsi Sulsel dan KPU RI,” kata Komisioner KPU Makassar Abdullah Manshur, pada siaran pers yang diterima Medcom.id di Makassar, Kamis 17 Mei 2018.

Pada 13 Mei lalu, Panwaslu Makassar, lewat sidang musyawarah sengketa Pilkada, meminta KPU mengembalikan status pencalonan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari. SK tentang diskualifikasi terhadap pasangan itu dianggap menyalahi aturan. KPU diberi waktu tiga hari untuk menyikapi putusan tersebut.

Adapun KPU sebelumnya membatalkan pencalonan Danny-Indira dengan berpedoman pada putusan  Mahkamah Agung. MA yang memperkuat putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), menilai Danny-Indira melanggar persyaratan pencalonan.

Sesuai materi sidang, MA menganggap Danny Pomanto sebagai kandidat petahana menyalahgunakan wewenangnya di pemerintahan untuk kepentingan Pilkada. Antara lain karena membagi-bagikan telepon seluler kepad ketua RT/RW se-Makassar dan melakukan mutasi jelang pencalonan. 

Abdullah Mansyur mengungkap sejumlah alasan KPU tetap menjalankan putusan Mahkamah Agung. Sesuai Undang-undang nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, dia menyebutkan bahwa putusan MA bersifat final dan mengikat.

“Jelas disebutkan di Pasal 154 ayat sembilan, bahwa putusan tidak dapat dilakukan upaya hukum peninjauan kembali,” ujarnya.

Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi sebagai satu-satunya Paslon di Pilkada Makassar, mewakili koalisi sepuluh partai politik. Masing-masing, Partai Golkar, NasDem, PKS, PAN, PPP, PDIP, Partai Hanura, PBB, Partai Gerindra dan PKPI. Adapun Danny-Indira, yang didiskualifikasi, maju lewat jalur perseorangan.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 26-05-2018