Dua Pasangan Calon Picu Kerawanan Lebih

Media Indonesia - 14 Februari 2018 08:37 wib
Ilustrasi--medcom.id
Ilustrasi--medcom.id

Makassar: Di Sulawesi Selatan, pilkada digelar di enam kabupaten dan kota. Namun, Kepolisian Daerah Sulsel mengakui sangat fokus melakukan pengamanan di tiga daerah.

"Ketiga daerah itu ialah Kota Makassar, Kota Palopo, dan Kabupten Luwu. Di tiga wilayah itu, kami memberi perhatian lebih karena hanya ada dua pasangan yang berhadapan," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani di Makassar, Selasa, 13 Februari 2018.

Di tiga daerah itu juga, polda meminta peran serta masyarakat, relawan, dan pendukung untuk ikut berpartisipasi dalam pengamanan. "Tanpa itu tidak akan mungkin pengamanan berjalan maksimal," lanjut Dicky.

Ia menambahkan jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan pilkada serentak di Sulsel mencapai 17 ribu personel. Khusus di tiga daerah rawan, ada back up satu batal-yon Brigade Mobil plus TNI yang akan mengerahkan pasukan khusus Raider, Marinir, dan Paskhas.

Baca: Enam Daerah Rawan Konflik pada Pilkada 2018
 
Bersamaan dengan penetapan nomor pasangan calon, Polda Bali juga menggelar Deklarasi Kesepakatan Damai Pilkada 2018 di Renon, Denpasar. "Kami semua harus berkomitmen menciptakan pilkada yang tertib, lancar, damai, bermartabat, dan berbudaya," ungkap Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengajak para kandidat kepala daerah dan pendukungnya mewujudkan pilkada aman dan damai.

"Keamanan Bali menjadi cermin keamanan nasional karena Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF-World Bank, Oktober."

Menggelar pilkada di empat kota dan kabupaten, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno yakin pilkada akan berjalan aman dan tidak ada gejolak berarti. "Dari pengamatan sementara, kami yakin tidak ada gejolak di Padang, Pariaman, Padang Panjang, dan Sawahlunto. Tapi saya tetap minta semua pihak menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara bertanggung jawab," tandasnya dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumbar.

Demi menciptakan rasa aman dan damai, kemarin, Polda Sumatra Barat memusnahkan ratusan senjata rakitan yang disita dari masyarakat. "Ada 816 pucuk senjata rakitan yang bisa disita dalam dua bulan terakhir," tambah Kapolda Irjen Fakhrizal.

Persiapan pengamanan pilkada juga sudah dilakukan Polres Karawang, Jabar, dengan mengelar simulasi penanganan kerusuhan



(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 25-05-2018