DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 50.937.259.118 (12 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Paslon Diberi 3 Hari Gugat Penetapan KPU

Farida Noris - 12 Februari 2018 21:06 wib
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Medan: Pasangan bakal calon Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018 diberi waktu tiga hari untuk menggugat penetapan calon yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara. Gugatan boleh dilayangkan bila keputusan KPU dinilai tidak memuaskan.

"Jika tidak puas dengan hasil penetapan KPU, bakal calon Pilgub bisa mengajukan gugatan," kata Komisioner Bawaslu Sumut Bidang Hukum dan Penindakan, Hardy Munthe, Senin 12 Februari 2018.

Sesuai aturan, gugatan tersebut dapat diajukan selang tiga hari usai SK penetapan calon kepala daerah oleh KPU. Kemudian, Bawaslu akan melakukan penelitian berkas gugatan dan dilanjutkan dengan proses sidang gugatan (ajudikasi).

"Sesuai regulasi, kita berikan waktu selama tiga hari setelah penetapan dikeluarkan. Jadi silahkan bagi pasangan calon yang merasa dirugikan melaporkannya ke Bawaslu," ungkapnya.

(Baca juga: JR Saragih Gagal Nyagub karena Ijazah Tak Dilegalisir)

Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 hanya menetapkan dua pasangan sebagai peserta Pilgub Sumut. Mereka adalah Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Pasangan calon Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian gugur karena berkas persyaratan JR Saragih tidak memenuhi syarat. KPU Sumut beralasan syarat fotokopi ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang oleh instansi yang berwenang tidak ada. Atas putusan itu, JR Saragih berencana menggugat KPU Sumut.

(Baca: PKB bakal Gugat Putusan KPUD Sumut)

Sebelumnya ada tiga pasangan calon yang mendaftar ke KPU Sumut untuk Pilgub Sumut 2018 yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah diusung oleh enam koalisi parpol yakni Golkar 17 kursi, Gerindra 13 kursi, Hanura 10 kursi, PKS 9 kursi, PAN 6 kursi dan NasDem 5 kursi. Sehingga total dukungan 60 kursi yang mengusung pasangan ini.

Kemudian, pasangan JR Saragih- Ance Selian diusung Partai Demokrat 14 kursi, PKB 3 kursi dan PKPI 3 kursi. Selanjutnya pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus diusung PDI P 16 kursi dan PPP 4 kursi.

 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 13-11-2018