Pilgub Banten

7.000 Warga Tangerang akan Coblos Ulang

Batur Parisi, Farhan Dwitama - 17 Februari 2017 15:14 wib
Kotak suara logistik Pilgub Banten. (Ant/Muhammad Iqbal)
Kotak suara logistik Pilgub Banten. (Ant/Muhammad Iqbal)

Metrotvnews.com, Tangerang: Warga dari 15 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dipastikan melakukan pemilihan suara ulang (PSU). Pasalnya, Panwaslu setempat, menemukan pelanggaran di TPS tersebut.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tangerang, Zaki Fuadi, menjelaskan, sebanyak 15 kotak suara di Desa Babakan Asem ditemukan sudah kondisi terbuka. Pihaknya menduga ada suara dalam formulir C1 yang diubah.

Wahidin-Andika 50,68 persen, Rano-Embay 49,32 persen


Peristiwa itu terjadi saat pengiriman kotak suara dari Panitia Pemungutan Suara Babakan Asem menuju Panitia Pemilihan Kecamatan Teluknaga. Petugas Panwascam menemukan kertas C1 Plano telah berada di dalam kantong plastik yang seharusnya berada di dalam kotak suara.  "Setelah sampai di PPK, sekretaris berupaya memasukan C1 dari dalam kotak suara dan dilarang oleh PPK, karena jika ingin mengeluarkan ataupun memasukkan C1 haruslah berkoordinasi dengan saksi paslon maupun panwascam. Kotak suara dari 15 TPS di Teluknaga sudah dibuka 12 kotak, di antaranya telah dirapihkan kembali seperti semula," ujar Zaki, Jumat, 17 Februari 2017.
 
Atas kejadian tersebut, lanjut Zaki, akan ada sekitar tujuh ribu pemilih di 15 TPS tersebut mengikuti PSU.

"Ada sekitar 7.000 warga yang ikut pemungutan suara ulang di Teluknaga," kata Zaki.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Agus Supriyatna menjelaskan PSU itu digelar atas hasil keputusan rekomendasi dari Bawaslu. Rencananya, PSU di Teluknaga akan digelar pada Minggu, 19 Februari.

"Siang ini kami gelar rapat untuk membahas pemungutan suara ulang itu. Dapat laporan, baru Teluknaga saja yang melakukan PSU," jelas dia.


(SAN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 30-05-2017