DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bawaslu Imbau Cakada tak Kampanye saat Open House

Ilham wibowo - 10 Juni 2018 19:48 wib
Ketua Badan Pengawas Pemilu RI Abhan. ANT/Sigid Kurniawan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu RI Abhan. ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan mengawasi acara open house yang diadakan calon kepala daerah saat perayaan Idulfitri 1439 H. Bawaslu akan menindak tegas calon kepala daerah yang melanggar aturan.

"Bukan memantau lagi, kami sudah memberikan surat edaran semacam imbauan, bahwa pada kegiatan keagamaan di Idulfitri atau di bulan Ramadan ini agar tidak terjadi kegiatan yang disusupi, atau kegiatan yang substansinya kampanye," kata Abhan di Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 10 Juni 2018.

Secara prinsip, Bawaslu tak bisa melarang calon kepala daerah mengadakan open house. Terlebih, silaturahmi merupakan hal wajar buat sesama muslim.

Tapi, ia mengingatkan calon kepala daerah tak main-main. Apalagi, sampai menciderai kegiatan itu dengan kegiatan teselubung seperti kampanye. 
 
Jajaran personel Bawaslu bakal disebar memastikan tak terjadi kampanye terselubung di Pilkada Serentak 2018. Bawaslu juga mengantisipasi politik uang yang berpotensi dilakukan pada saat hari raya keagamaan. 

"Itu sudah bagian melekat teman-teman di daerah melakukan pengawasan. Bukan kemudian mencurigai tapi sudah tugas kami melakukan pengawasan," ucap Abhan. 

Abhan menegaskan, pengawasan itu bukan berarti melarang calon kepala daerah menggelar open house. Ia mengimbau calon kepala daerah memahami aturan yang telah disepakati.

"Kalau bikin open house namanya orang tokoh masyarakat, orang mau datang tidak bisa dihalangi. Datang ya biar datang saja, jangan kemudian datang dikasih uang untuk suruh coblos, itu salah. Prinsipnya sah saja, orang mau silaturahmi jangan dihalangi nanti Bawaslu disalahkan," pungkas Abhan. 



(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018