Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.387.516.226 (18 JUNI 2018)

Pentingnya Nomor Urut dalam Pilkada

Nur Azizah - 14 Februari 2018 05:19 wib
(Kiri-kanan) pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno menunjukan nomor urut saat rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon di Surabaya, Jawa Ti
(Kiri-kanan) pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno menunjukan nomor urut saat rapat pleno terbuka pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon di Surabaya, Jawa Ti

Jakarta: Nomor urut dalam Pilkada diyakini dapat membawa keberuntungan. Beberapa pihak mengharapkan mendapat nomor urut yang diinginkan agar bisa mejadi pemenang.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, nomor urut tidak bisa menjamin kandidat keluar jadi juara. Namun bukan berarti nomor urut tidak penting.

"Secara branding, nomor urut sangat penting karena bisa memudahkan konsultan yang berada di belakangan paslon untuk membuat tagline atau asosiasi," kata Burhan dalam program Live Event Metro TV, Selasa 13 Februari 2018.

Burhan menuturkan, branding yang bagus akan mudah diingat oleh calon pemilih. Namun secara psikologi, nomor dua selalu menjadi sorotan pertama.

"Nomor dua ini akan menjadi perhatian pertama bila paslonnya ganjil. Misalnya, saat kertas dibuka yang paling pertama dilihat adalah nomor dua, tapi itu asumsi pemilih tidak punya refernsi apapun," jelasnya.

Namun, nomor urut dua menjadi tidak akan tersorot ketika kandidat berjumlah genap. Selasa, 13 Februari 2018 Komisi Pemilihan Umum mengumumkan nomor urut paslon masing-masing daerah.

Di Jawa Tengah, Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan wakilnya Taj Yasin Maemoen mendapat nomor urut satu dalam kontestasi Pilkada Jateng 2018. Sedangkan lawannya, Sudirman Said-Ida Fauziah, mendapat nomor urut dua.

Sementaar di Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapat nomor urut 1, pasangan calon  TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) mendapat nomor urut 2, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) mendapat nomor urut 3, terakhir pasangan calon Dedy Mizwar-Desi Mulyadi (2DM) mendapat nomor urut 4. 

Lalu di Jawa Timur pasangan Khofifah-Emil mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Gus Ipul-Puti Soekarno mendapatkan nomor urut 2. Di Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah sebagai pasangan nomor urut 1 dalam Pilkada Sumatera Utara 2018. Sedangkan nomor urut 2 didapat pasangan calon Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 19-06-2018