Anies Kalah Tipis dari Ahok di Real Count KPU

Fauzan Hilal - 17 Februari 2017 08:44 wib
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Foto: Antara/Hafidz Muabarak
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Foto: Antara/Hafidz Muabarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat hanya menang tipis dari pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno. Selisih suara kedua pasangan ini hanya terpaut sekitar 2,96 persen.
 
Berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta, hingga pukul 8.30 WIB, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni meraih 17,03% atau  917.085 suara, Ahok-Djarot 42,96% (2.314.130 suara), sedangkan  Anies-Sandi meraih 40,01% (2.154.954 suara).
 
Total suara yang sudah masuk mencapai 5.416.497 (98,25%), dengan rincian: suara sah 5.358.000, suara tidak sah  68.350.
 
Meski memperoleh suara terbanyak, Ahok-Djarot tidak bisa dinyatakan menang. Sebab, syarat perhitungan kemenangan untuk Pilgub DKI Jakarta berbeda dengan wilayah lain di Indonesia.
 
Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI (PKPU) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aceh, Jakarta, Papua, dan Papua Barat, cagub dan cawagub DKI harus memperoleh suara 50% lebih untuk menjadi pemenang. Jika tidak meraih kemenangan lebih dari 50 persen, maka akan diadakan pemilihan putaran kedua
 
Berikut petikan Pasal 36 PKPU Nomor 6 Tahun 2016 ayat (1) dan (2) yang mengatur syarat kemenangan dalam Pilgub DKI Jakarta.
 
“ (1) Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di DKI Jakarta yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.
 
(2) Dalam hal tidak terdapat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di DKI Jakarta yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen), diadakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua yang diikuti oleh pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada putaran pertama.”
 
 


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB DKI 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 28-07-2017