DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Djarot: Nomor 2 Berarti Vini Vidi Vici

Farida Noris - 13 Februari 2018 20:09 wib
Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dan Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus mendapat nomor urut 2. Medcom.id/Farida
Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dan Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus mendapat nomor urut 2. Medcom.id/Farida

Medan: Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djos) mendapatkan nomor urut 2 dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Nomor dua memiliki arti khusus bagi pasangan yang diusung koalisi partai politik (parpol) PDI Perjuangan dan PPP tersebut. 

"Tadi waktu kita mau berangkat dari posko pemenangan, kita berdoa. Pak Sihar bilang ke saya, mas sebaiknya kita dapat nomor 2. Saya juga mengamini karena nomor 2 itu sangat familiar bagi kami," ucap Djarot usai rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan, Selasa, 13 Februari 2018.

Djarot menyebutkan nomor 2 memiliki banyak arti yakni peace yang berarti damai, Victory yang artinya kemenangan dan Vini Vidi Vici yang merupakan bahasa latin terkenal memiliki arti saya datang, saya melihat, saya taklukkan. Tak hanya itu nomor 2 juga berarti dua periode untuk Presiden Jokowi.

"Pada Pilgub di Jakarta, kami dapat nomor urut 2. Saat itu kami identik dengan salam 2 jari. Kita diberikan Allah nomor urut 2 yang berarti salam 2 jari dan salam 2 periode," ujar Djarot.

Menurut Djarot, pilgub merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan kegembiraan dan saling menghargai satu sama lain. Masyarakat Sumut harus menggunakan hak pilihnya. Karena pilihan itu akan menentukan Pemerintahan Sumut ke depannya.

"Pilgub akan membawa Sumut menjadi provinsi yang bersih dan hebat. Semua urusan mudah dan transparan yang bisa melayani rakyat dengan sepenuh hati," urai Djarot.

Agenda Djos dalam waktu dekat, kata Djarot, akan segera menyempurnakan visi dan misi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta pendukung Djos agar lebih santun, merangkul, dan tidak mudah terprovokasi.

"Jangan takut bila ada pelanggaran dan intimidasi harus dilaporkan. Kita ingin Pilgub di Sumut mencerahkan. Untuk bocoran visi misi nanti akan kami sampaikan secara transparan, tidak ada yang disembunyikan," pungkas Djarot.

Pada rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon itu, Djarot dan Sihar kompak mengenakan kemeja putih dan syal bermotif ulos. Syal ini sengaja dikenakan untuk menunjukkan bahwa Sumut kaya dengan budayanya.

"Ini merupakan kombinasi warga yang ada di Sumut. Ada warna Melayu, Batak, semua warna. Dari Toba ada, Mandiling ada, Karo ada. Artinya apapun agama kita, golongan kita jangan sampai terpecah belah," ucap Sihar Sitorus menimpali.



(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-11-2018