DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.877.961.729 (23 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Polisi Ungkap Penyebab Macet di Tol Jakarta-Cikampek

Arga sumantri - 13 Juni 2018 19:12 wib
Kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Antara/Risky Andrianto.
Kendaraan melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Antara/Risky Andrianto.

Jakarta: Macet cukup parah terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek sejak Selasa, 12 Juni, hingga hari ini. Selain volume kendaraan meningkat, kemacetan akibat penumpukan kendaraan di rest area dan penyempitan lajur.
 
"Di kilometer 33 itu ada penyempitan jalan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat dihubungi, Rabu, 13 Juni 2018.
 
Rest Area di Km 19, kata Yusuf, juga tidak bisa menampung lantaran banyaknya pemudik yang menepi. Ini menjadi faktor tambahan terjadinya kepadatan di lokasi itu.
 
"Kita tutup (rest area), dialihkan. Banyak masyarakat yang nanya kenapa tidak bisa masuk, pada saat nanya inilah juga bikin macet," ujarnya.
 
Jelang Lebaran Yusuf memprediksi kepadatan bakal terus terjadi. Ia memperkirakan malam ini masih banyak pemudik yang pulang ke kampung halaman melalui jalur tol Jakarta-Cikampek.

Baca: Tol Jakarta-Cikampek Padat

Mengantisipasi kepadatan, kepolisian bakal berupaya agar tidak ada kendaraan yang mogok. Sistem buka tutup rest area akan terus dilakukan.
 
"Terus contra flow (lawan arus). Anggota juga ditambah personel," katanya.
 
Ia mengimbau pemudik tak memaksa masuk ke rest area jika tak dalam keadaan mendesak. Ia meminta pemudik menyiapkan perbekalan mulai dari pengisian bahan bakar hingga makan dan minuman.
 
"Sebelum berangkat dipersiapkan. Siap diri dan kendaraan. Bensin diisi full (penuh). Semalam banyak alasan, katanya bensin habis makanya maksa masuk rest area," ungkapnya.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MUDIK LEBARAN 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INFO MUDIK (RAMADAN)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-10-2018