DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Alwashliyah Dukung Keputusan Presiden Jokowi Terkait Polri-KPK

Syarief Oebaidillah - 19 Februari 2015 15:04 wib
Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan keterangan pers terkait posisi kapolri dan KPK di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/2).(Antara/Yudhi Mahatma)
Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan keterangan pers terkait posisi kapolri dan KPK di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (18/2).(Antara/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Bogor: Polemik antara Polri-KPK yang menjadi tranding topic pemberitaan di negeri ini akhirnya dapat diselesaikan dengan bijak.

Presiden Jokowi akhirnya mengumumkan sikapnya Rabu, (18/2) siang di Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo membatalkan pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri. Ia kemudian mengangkat Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri.

Sementara itu di saat yang sama, karena terjadi masalah hukum terhadap dua pimpinan KPK, maka ia memberhentikan sementara Bambang Widjojanto dan Abraham Samad. Sesuai aturan perundang-undangan Jokowi juga mengeluarkan Keppres pemberhentian sementara dan Perppu untuk pengangkatan sementara dua pimpinan KPK.

Ia juga mengangkat, tiga nama baru yaitu Indiarto Seno Aji, Johan Budi dan Taufiequrachman Ruki. Ketiganya diangkat sebagai calon pimpinan KPK baru.

Ketua Umum Pengurus Besar Alwashliyah H Yusnar Yusuf, didampingi Affan Rangkuti  di Bogor, Kamis (19/2), menyampaikan apresiasi Alwashliyah dan seluruh organ bagian organisasinya mendukung penuh keputusan bijak yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Keputusan Presiden Jokowi adalah sebuah keputusan yang bijaksana," kata Yusnar. "Jika diminta, Alwashliyah siap 
memberikan dukungan fisik maupun psikis kepada Presiden untuk kemaslahatan umat di negeri   ini," tegas Yusnar.

Ormas Islam Alwashliyah yang merupakan organisasi Islam yang lahir pada 30 November 1930 dan bertepatan 9 
Rajab 1349 H saat ini memiliki 1.015 lebih lembaga pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.


(ADF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KPK-POLRI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA POLITIK
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 11-12-2018