DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pengenalan Alkohol pada Usia Dini Bisa Picu Kecanduan

Sri Yanti Nainggolan - 01 Februari 2018 11:38 wib
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of New South Wales di Australia menunjukkan bahwa tak ada manfaat atau efek perlindungan terkait pemberian alkohol pada remaja. (Foto: Nathaniel Chang/Unsplash.com)
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of New South Wales di Australia menunjukkan bahwa tak ada manfaat atau efek perlindungan terkait pemberian alkohol pada remaja. (Foto: Nathaniel Chang/Unsplash.com)

Jakarta: Beberapa tipe orangtua memperkenalkan alkohol pada anak mereka di usia remaja dengan maksud melindungi anak dari kebiasaan minum. Ternyata hal tersebut tak selalu tepat dan justru bisa membuat mereka menjadi kecanduan. 

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of New South Wales di Australia menunjukkan bahwa tak ada manfaat atau efek perlindungan terkait pemberian alkohol pada remaja dibandingkan dengan remaja yang tak mengonsumsi alkohol. 

Malahan, izin dari orangtua untuk mengonsumsi alkohol pada usia remaja meningkatkan kecenderungan anak mendapatkan minuman keras tersebut dari sumber lain, bila dibandingkan dengan remaja yang tak diberi alkohol. 

Remaja yang diberi alkohol oleh orangtua mereka selama satu tahun dua kali lebih mungkin untuk mengakses alkohol dari sumber lain tahun depan.

"Di banyak negara, orangtua adalah kunci penyedia alkohol pada anak mereka sebelum menginjak usia legal. Praktik tersebut dilakukan orangtua untuk melindungi anak remaja mereka dari kebiasaan minum alkohol berat. Namun, bukti di belakang penelitian ini terbatas," ujar Richard Mattick dari universitas tersebut. 


(Sebuah studi yang dilakukan oleh University of New South Wales di Australia menunjukkan bahwa tak ada manfaat atau efek perlindungan terkait pemberian alkohol pada remaja. Foto: Christopher Campbell/Unsplash.com)

(Baca juga: Minuman Beralkohol Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara)

Studi yang dipublikasi dalam jurnal The Lancet Public Health tersebut merekrut para remaja sekolah menengah dan orangtua mereka antara tahun 2010 dan 2011.

Para remaja dan orangtua melengkapi kuesioner yang berbeda setiap tahun, dari 2010 hingga 2016 yang memuat beberapa informasi seperti bagaimana remaja mengakses alkohol, tingkat minum alkohol, pengalaman minum alkohol, dan gejala penyalahgunaan alkohol. 

Studi yang melibatkan 1.927 remaja berusia 12-18 tahun tersebut menemukan bahwa penyediaan alkohol oleh orangtua tidak mengurangi risiko pemberian alkohol dari orang lain dan penyediaan alkohol orangtua tampaknya tidak membantu remaja mengatasi alkohol secara bertanggung jawab.











(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KELUARGA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KELUARGA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018