Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.400.516.227 (19 JUNI 2018)

Melakukan Baby Talk dengan Pasangan Pertanda Ikatan yang Kuat

Raka Lestari - 13 Juni 2018 07:55 wib
"Baby talk adalah sinyal kedekatan, yang merupakan metode 'pencerminan' untuk menimbulkan emosi positif," kata Dr. Antonia Hall, seorang psikolog. (Foto: Carly Rae Hobbins/Unsplash.com)

Jakarta: Berbicara dengan pasangan tidak harus selalu dengan nada yang serius atau kaku, Anda juga bisa berbicara dengan pasangan dengan nada yang lebih santai atau terkadang ada juga beberapa pasangan yang berbicara satu sama lain dengan sesekali meniru suara seperti bayi atau "baby talk". 

Namun, apakah jika Anda mengobrol sambil meniru suara bayi tersebut menandakan bahwa hubungan Anda dan pasangan tidak serius atau tidak dewasa? 

Dikutip dari NBC News, baby talk sendiri merupakan jenis komunikasi yang menyerupai cara Anda berbicara dengan bayi, anak, atau bahkan hewan peliharaan.

Menurut Dr. Antonia Hall, seorang psikolog yang berspesialisasi dalam hubungan percintaan, semua hal di atas sangat umum dalam hubungan romantis dewasa. 

"Baby talk adalah sinyal kedekatan, yang merupakan metode 'pencerminan' untuk menimbulkan emosi positif, dan menumbuhkan keterikatan yang aman dengan satu sama lain," kata Dr. Hall. 


("Baby talk adalah sinyal kedekatan, yang merupakan metode 'pencerminan' untuk menimbulkan emosi positif, dan menumbuhkan keterikatan yang aman dengan satu sama lain," kata Dr. Antonia Hall, seorang psikolog. Foto:  Priscilla Du Preez/Unsplash.com)

(Baca juga: 3 Hal Kecil yang Menandakan Pasangan Anda Romantis)

"Ini merupakan indikasi sebuah keinginan untuk memelihara ikatan antara Anda dan pasangan." Ia juga menjelaskan bahwa cara berkomunikasi seperti ini mereplikasi pengalaman ikatan pertama yang kita miliki di dunia ini yaitu biasanya dengan orang tua kita. 

Ketika orang tua berbicara seperti ini kepada anak mereka, itu adalah cara untuk membangun cinta, ikatan, kasih sayang, dan rasa aman. Hal yang sama berlaku ketika berada dalam hubungan percintaan saat sudah dewasa. Berbicara seperti ini adalah bawaan dan universal untuk semua manusia, ujar Hall.

Kathryn Smerling, seorang ahli terapi keluarga dari New York, setuju. "Beberapa orang mungkin menyebutnya sebagai bahasa cinta antara pasangan, tetapi istilah klinis yang lebih umum dikenal sebagai regresi, atau 'infant directed speech'," jelasnya. 

"Dalam teori psikoanalitik, individu mengembalikan perilaku mereka ke tahap awal perkembangan, dan mereka mungkin meniru tingkah kekanak-kanakan seperti juga berbicara." 

"Sebenarnya sangat umum dan sebagian besar pasangan melakukannya ketika mereka ingin menampilkan sisi manja atau sebagai cara untuk lebih dekat dengan cara yang sangat intim."





(TIN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ROMANSA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KELUARGA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 19-06-2018