Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp RP 5.744.740.112 (3 AGUSTUS 2018)

Prediksi Pekerjaan Masa Depan Generasi Alfa

- 06 Februari 2018 13:16 wib
Generasi alfa umumnya sudah mengenal teknologi sejak usia mereka masih sangat kecil. (Foto: Thinkstock)
Generasi alfa umumnya sudah mengenal teknologi sejak usia mereka masih sangat kecil. (Foto: Thinkstock)

Jakarta: Khaleej Times, surat kabar berbahasa inggris berbasis di Uni Emirate Arab (UEA) melakukan survei tentang prediksi pekerjaan masa depan para generasi alfa. Berbeda dengan generasi milenial yang lahir antara tahun 1980-2000, generasi alfa umumnya adalah mereka yang lahir setelah tahun 2010.

Pada zamannya, anak-anak yang lahir pada era 80-an hingga 90-an ketika ditanya apa cita-cita mereka ketika dewasa, kebanyakan dari mereka mungkin akan menyebut dokter, polisi, atau insinyur. Sementara bagi generasi alfa, meskipun usia mereka saat belum genap 10 tahun, cita-cita mereka cenderung lebih futuristik ketimbang generasi yang lahir sebelum 2010.

Lakshaki Josh, 9, meyakini pekerjaan masa depan akan lebih banyak menawarkan kemudahan. Menurut dia, di masa depan orang mungkin akan dapat menjangkau bintang di galaksi yang jauh menggunakan pesawat luar angkasa pribadi. 

Bahkan pelatih hewan peliharaan bisa mempercayakan tugasnya pada robot untuk melatih hewan lebih produktif seperti menjawab telepon atau aktivitas bersih-bersih.

"Robot akan sangat maju dan bisa berperilaku serta berbicara seperti manusia. Jadi mereka bisa melakukan pekerjaan normal seperti manusia dan setiap pekerjaan akan banyak dilakukan oleh robot," ungkap Joshi, melansir Khaleej Times, Selasa 6 Februari 2018.

Anak lain, Jaelyne Tauro, menyatakan hal serupa. Manusia di masa depan harus siap hidup berdampingan dengan robot. 

Menurut Tauro, pada dekade berikutnya kecerdasan buatan akan memberi dampak positif pada masyarakat termasuk dalam hal pekerjaan. Beberapa pekerjaan mungkin masih membutuhkan tenaga manusia sementara robot akan diberdayakan untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia. 

"Mereka akan memberi kita lebih banyak lagi pekerjaan karena kemajuan teknologi. Makanya, kita harus belajar untuk hidup berdampingan dengan robot demi masa depan dan persaingan yang menanti kita nanti," kata Tauro.

Sementara seorang pelajar Harsh Kinthada, percaya bahwa pekerjaan futuristik akan jauh mengurangi stres bagi manusia.

Akan ada banyak pekerjaan yang diminati anak-anak saat ini yang tentunya berkembang sesuai dengan kecanggihan teknologi. Bagi yang tak siap dengan era teknologi perubahan pola pekerjaan mungkin akan membuat sejumlah orang merasa terguncang. 

"Jika anda menyukai desain tiga dimensi semua akan bisa didapatkan di masa depan. Selain menikmati pekerjaan dengan uang yang banyak pekerjaan seperti ini juga minim stres," katanya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GENERASI MILENIAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KELUARGA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 14-08-2018