DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kenapa Kulit Bayi Lebih Sensitif Dibandingkan Orang Dewasa?

Sri Yanti Nainggolan - 08 Agustus 2018 15:05 wib
(Foto: Drjuiz)
(Foto: Drjuiz)

Jakarta: Tak sedikit bayi yang mengalami masalah kulit seperti ruam atau kering. Ternyata, kulit bayi memang lebih rentan mengalaminya dibandingkan kulit orang dewasa.

"Kulit bayi usia 0-2 tahun memang berbeda, lebih rapuh karena belum matang dan cenderung kering," ujar dr Reisa Broto Asmoro dalam peluncuran produk perawatan bayi Mustela di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

Penelitian yang dipublikasi dalam British Journal of Dermatology menyebutkan ada tiga alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Pertama, kulit bayi masih tipis karena lapisan kulit belum terbentuk secara sempurna. Akibatnya, kulit bayi menjadi rentan dengan kondisi dari luar sehingga bisa mengalami iritasi dan kemerahan.

Kedua, kulit bayi cenderung kering karena penyerapan kandungan air pada tubuh lebih cepat. Oleh karena itu, kulit bayi sebaiknya diberi losion agar terjaga kelembapannya.

Ketiga, stem sel epidermis kulit turut berperan dalam regenerasi kulit pada setiap tahap kehidupan. Faktanya, jumlah stem sel pada bayi sangat banyak. Namun, saat dewasa, jumlah stem sel berkurang drastis sejak bayi lahir hingga usia 2 tahun. 

Mengapa demikian?

"Karena faktor lingkungan seperti polusi udara, sinar UV, dan penggunaan bahan kimia," kata  Brand Manager Mustela Indonesia Mohamad Nurhadi, pada kesempatan yang sama.

Lihat video:


 


(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TUMBUH KEMBANG BAYI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018