DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ini Alasan Kenapa Serangan Jantung Kerap Terjadi pada Pagi Hari

Sri Yanti Nainggolan - 07 Agustus 2018 18:27 wib
(Foto: Huffington Post)
(Foto: Huffington Post)

Jakarta: Tekanan darah tinggi menjadi salah satu faktor risiko terjadinya serangan jantung. Itu sebabnya, penting untuk mengecek tekanan darah secara berkala untuk memastikan angkanya normal.

Menurut Ketua Indonesian Society of Hypertension (InaSH) dr Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH, naiknya angka tekanan darah pada pagi hari, atau dikenal dengan morning surge, adalah alasan mengapa serangan jantung sering muncul.

"Morning surge terjadi ketika angka tensi rendah saat mau tidur dan meningkat pada pagi hari, yang biasanya diukur antara pukul 6-10 pagi," terangnya konferensi pers Omron Healthcare Indonesia dan Indonesian Society of Hypertension (InaSH), Selasa 7 Agustus 2018.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pola tekanan darah supaya bisa mengontrolnya.

Dr Tunggul juga mengungkapkan bahwa tipe morning surge lebih banyak terjadi pada orang Asia dibandingkan orang Barat, dimana belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Angka tekanan darah sendiri umumnya selalu berbeda, oleh karena itu diperlukan pengukuran sekitar 2-3 kali untuk mengetahui rata-ratanya. Selain itu, bagi penderita gangguan tekanan darah tinggi (hipertensi), disarankan melakukan pengukuran sekitar dua kali sehari (pagi hari dan sebelum tidur) untuk mengontrolnya.

Hipertensi merupakan penyakit pemicu komplikasi seperti stroke, jantung koroner, dan gagal ginjal; dimana angka tekanan darah melebihi 120/80 mmHg.

Lihat video:




(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIPS KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 20-10-2018