Polusi Udara Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah

Torie Natalova - 11 April 2018 15:42 wib
(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Polusi udara menjadi salah satu penyebab menurunnya kesehatan. Dampaknya bahkan terjadi pada bayi yang masih berada dalam kandungan. 

Peneliti di London menghitung paparan ibu terhadap polusi udara dan kebisingan lalu lintas di berbagai bagian kota selama empat tahun. Mereka mengumpulkan data tentang berat badan kelahiran lebih dari 540 ribu bayi yang lahir selama empat tahun tersebut dari ibu yang tinggal di wilayah perkotaan.

Paparan polusi merupakan partikel-partikel kecil yang mudah memasuki saluran udara terkecil di paru-paru. Para peneliti menemukan bahwa paparan polusi memengaruhi berat badan kelahiran rendah yang meningkat sebanyak 15 persen.

Berat lahir rendah adalah prediktor peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung dan hipertensi di kemudian hari. WHO menyarankan batasan tertinggi seseorang terkena polusi udara di angka 10 mikogram per meter kubik.

Di sisi lain, penulis utama penelitian yang juga ahli epidemiologi mengatakan bahwa tidak ada tingkat polusi udara yang benar-benar aman. Karenanya, sangat penting melindungi wanita hamil dari paparan polusi.


Lihat video:





(DEV)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG STUDI KESEHATAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA KESEHATAN
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018